CERITA PERJALANAN

Berbagai kisah dan cerita yang menarik dari berbagai sumber tentunya dari mereka para penggiat atau petualang alam bebas.

INFORMASI SEPUTAR TEMPAT WISATA MENARIK

berbagai informasi seputar tempat-tempat wisata menarik,asik ,ngehitsz dari berbagai tempat yang tentunya dengan suasana dan pesona alam yang sangat luar biasa.

CERITA MISTIS

Rangkuman cerita mistis dari berbagai tempat yang langsung di alami oleh narasumber.

GALERY FHOTOGRHAPY

berbagai momen momen yang di abadikan dari berbagai tempat - tempat menarik.

informasi materi teknik dasar pecinta alam

informasi materi - materi teknik dasar untuk berkegiatan di alam bebas baik survival, navigasi, gunung hutan dan lain-lain.

Showing posts with label gunung merapi. Show all posts
Showing posts with label gunung merapi. Show all posts

Monday, 1 March 2021

Berbagai Misteri Tentang Arcopodo Gn. Semeru

Norman Edwin saat menemukan sepasang arca kuno atau yang biasa di sebut
arcopodo pada tahun 1984 saat sedang melakukan perjalanan pelacakan
yang di pandu langsung oleh bpk Tumari .sumber fhoto : google

seperti yang sudah kita ketahui tentang arcopodo banyak sekali ragam cerita yang berlalu lalang tentang tempat yang satu ini, yah arcopodo beserta patung arca nya, tidak sedikit para pendaki yang berhasil menemukan arca tersebut.
bagi warga sekitar itu bukan lah hal yang aneh ,karena warga sekitar sudah percaya dan tahu tentang keberadaan arca tersebut ,arcopodo juga menjadi salah satu penanda jejak pendakian suci di masa lampau menuju puncak MAHAMERU , puncak tertinggi pulau jawa .
Arcopodo sendiri berada di ketinggian 3.002 Meter di atas permukaan laut , bahkan bisa di pastikan bahwa arcopodo merupakaan arca tertinggi di pulau jawa, bahkan bisa jadi di nusantara, namun seperti yang kita ketuhui bersama tentang arca tersebut banyak pertanya pertanyaan tentang arca tersebut yang masih menjadi misteri jawabanya, kenapa 2 arca tersebut di  buat dan siapakah sosok sang pembuatnya? yah itu memang masih menjadi misteri besar hingga saat ini.
paktor ketinggian menjadi salah satu kendala untuk bisa menjangkau tempat tersebut dengan tujuan meneliti,bahkan di beberapa sumber literatur dan beberapa catatan perjalanan pendakian ke Gn. Semeru Arcopodo sendiri status nya di anggap HILANG .
Arkeolog Universitas Negri Malang yakni Dwi Cahyono pada awalnya juga terkejut saat mengetahui bahwa arca tersebut masih ada .
sejak publikasi yang berupa tulisan dan dokumentasi foto yang menggambarkan keberadaan dua arca tersebut oleh salah satu pendaki senior di Mapala Universitas Indonesia ,yakni Norman Edwin, pada tahun 1986 du suara alam, arca tersebut tak pernah kembali di sebut - sebut,saat itu Norman Edwin pertama kalinya datang ke arcopodo bersama rekanya yaitu Herman O lantang,saat itu keduanya di antar langsung oleh juru kunci Gn. semeru yaitu Pak. Tumari , saat itu beliau memberi tahu Norman Bersama Herman bahwa keberadaan arca tersebut memang benar adanya , begitupun dalam tulisan herman dalam buku Soe Hoek gie (2009).
dengan memperhatikan foto dengan secara detail ,saat itu Dwi menyimpulkan ,bahwa salah satu arca tersebut adalah sosok Bima. lalu kemudian da membandingkan dengan foto arca bima yang berada di cadi sukuh di lereng gunung lawu. " Badan dan tangannya mirip bima,jika memang benar Bima,sangat masuk akal karena Bima adalah sosok untuk perwujudan tolak bala" tutur nya. dengan demikian tempat tersebut adalah tempat pemujaan yang di fungsikan untuk ritual menghalau bencana dari gunung semeru yang memang status nya masih aktif.
bahkan dwi mengungkapkan bahwa ARCOPODO dan RANUKUMBOLO  memiliki keterikatan ,dan keduanya merupakan tempat pemberhentian pendakian spiritual ke gunung semeru atau biasa di sebut SATRE. jika jejak di ranukumbolo itu bisa di lacak dikarenakan ada adanya prasasti ,sementara di arcopodo tidak terlacak sama sekali kapan waktu pembuatanya.

Friday, 20 July 2018

di ganggu penghuni gunung papandayan part 2

Akhirnya secangkir kopipun tersaji setelah perjuangan yang melelahkan. Nah disinilah setelah  kopi itu jadi, aneh nya api yang tadinya lumayan besar ,perlahan mulai mengecil dan makin melemah ,entahlah apa yang sedang terjadi saat itu pada mereka berdua. Sebelum hal yang paling extream mereka berdua alami sebelum kopi di minum lewatlah se ekor kucing yang biasa berkeliaran di areal camp david, setelah kucing itu lewat baru lah terdengar suara tangisan se orang perempuan yang begitu terdengar sangat sedih,seperti yang sedang sakit hati ,suarnya lumayan agak keras tutur dikdik saat itu, namun dengan sigap dikdik mengalihkan suara tersebut kea rah kucing sambil berkata pelan dikdik bilang pada miftah “ ngeri kitunya mif eta sora ucing, ngahariwangkeun/ ngeri gitu suaranya itu kucing yah mif,bikin was-was ajah “ ungkapnya ,lalu miftahpun menjawabnya “ heueuh nya meni pikahariwangeun sora teh/iya iya bikin orang was-was “ sahut miftah. Mereka berduapun tidak memperdulikan suara tangisan tersebut dan mengalihkan nya dengan mengobrol kea rah objek yang lain, namun lama- lama dikdik pun merasa jengkel dengan suara tersebut dan akhirnya nyeletuk lah dia “ wayah kieu geus kaluar jurig teh,ceuk urang mah rada peutingan saeutik mah nya pusing aing/ jam segini udah kaluar ajah tuh setan ,maleman dikit kek ,pusing gua” dengan sidikit nada emosi dan miftahpun membalas nya “ ditukangeun tenda ieu mah dik. Di juru katu /di belakang tenda dik ini mah bagian pojok kanan” sahutnya sambil cengengesan , dan akhirnya dikdik pun mengajak miftah untuk ngopi di dalam tenda saja.
Akhirnya masuk lah mereka,namun permasalahan belum selesai gaes, mereka malah di buat bingung saat masuk tenda , sebab tenda yang mereka pakai muat buat 10 orang ,yah namanya tenda pramuka yah gede lah haha, lantas mereka berduapun berfikir sambil berbincang bagai mana posisi tidur yang pas jangan sampe dia (hantu) kebagian tempat di dalam haha.al hasil merak pun tidur se arah dengan tenda ,saat itupun mereka berdua berharap rombongan yang dari bandung segera dating namun tak kunjung sampai juga di camp david, saat itu jam sudah menunjukan pukul 10 malam,dengan sedikit emosi dikdik mulai berbaring dan berharap bisa tidur,begitupun dengan miftah . akhirnya dikdik lolos dari saura itu tapi miftah belum juga tidur , setelah lumayan lama dia akhirnya bisa tidur juga tapi tidak lama kemudian dia kembali terbangun karena terganggu dengan suara tangisan tersebut ,akhirnya miftah pun bangun dan membangunkan dikdik yang memang sudah pulas, untuk meminta rokok dan akhirnya mereka berduapun terbangun ,sambil memberikan rokok dikdik berkata “ masih aya eta jurig mif?  Lain geura ngampihmah geus peuting cenah / masih ada itu hantu mif? Bukanya pulang mah udah malem” nada kesal dengan sedikit candaan ,miftah pun malah tertawa, akhirnya mereka bangun dan berbincang lah supaya tidak makin kacau di dalam tenda, saat hendak keluar tenda untuk mengambil air minum yang di simpan di luar, dikdik pun melihat tenda udah pada berdiri di sebrang tendanya mereka, ternyata rombongan yang orang bandung tadi yan ketemu saat di di bawah, mereka lebih lama karena tidak naik ojeg ataupun pick up alias jalan kaki.
Sekitar jam 2 pagi rombongan bandung ternyata ada yang terbangun lalu nongkrong di tenda, akhirnya dikdik pun menghampirinya lalu berbincang lah, dan salah satu dari rombongan itu pun ada yang bertanya tentang suara perempuan itu , dikdik pun  memberitahu mereka bahwa suara itu sudah ada dari jam 20:30 pm tadi, mereka pun terkejut dan bertanya apa tidak takut dari tadi mendengar suara itu, dikdik puntertawa sambil menjawabnya “ siapa yang gak takut kang. Cuman mau ngapain lagi ,ya udah jadi bahan becandaan saja sama teman saya ,kalau gak gitu yah repot urusan hahah” sambil tertawa . setelah berbincang-bincang cukup lama dikdik pun kembali ke tenda dan kembali tidur ,setelah itu baru lah tidur mereka pulas ,hingga bangun sudah lumayan terang ,yah sekitar jam  7 pagian lah kata dia ,sungguh malam yang melelahkan katanya ,tapi yah itu lah pengalamannya kata dia, saya tidak kapok untuk kembali naik gunung walau cuman  berdua , toh mereka juga tidak memakan kita ,ungkapnya , yang penting mah bismillah saja dan berdo’a ,di atas langit masih ada langit ,di atas mahkluk ada yang menciptakannya ,ngapain takut sama yang begituan ,yah takut boleh tapi jangan berlebihan beitupun berani jangan sampai kelewatan ,ujung-ujungnya entar di kerjain juga ,biasa-biasa saja ,yang penting mah jangan lupa berdo’a itu saja. lanjut dia.
Yah mungkin itu sedikit cerita pengalaman dari salah satu teman kita, siapapun pasti pernah ngalamin , entah dengan seperti apa , pesan moralnya ‘” bahwa ada alam lain yang hidup berdampingan dengan kita,jangan lupakan mereka,sebab mereka juga mahkluk ciptaan allah swt,” .
Untuk cerita kali ini mungkin cukup sekian saja , terimaksih yang sudah mau membacanya walaupun lumayan panjang yah haha. Buat kalian yang punya pengalam – pengalam unik saat mendaki gunung boleh share sama kita ,nanti kita coba angkat kisahnya disini supaya orang lain pun tau , sedikit berbagi lah hehe.
Jangan lupa bagikan  ketemen-temen kalian yang lain ,siapa tau ada yang mau berbagi kisahnya.
Sekian dan terimakasih, salam petualangan , salam lesatari . tetap utamakan keselamatan dimanapun kapan pun dan kemanapun.



Sunday, 3 June 2018

Peningkatan Status Gunung Merapi, DIY-Jateng dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada)
Hasil gambar untuk merapi meletus21 May 2018 23:39 WIB, Dr. Agus Budi Santoso, S.Si., M.Sc.
1. Hasil Pengamatan
Berdasarkan pengamatan visual dari Pos Pengamatan dan CCTV cuaca cerah terjadi pada siang hari, pagi dan sore hingga malam hari dominan berkabut, disertai hujan berangin. Asap solfatara umumnya berwarna putih tebal, tekanan gas lemah dengan tinggi maksimum 25 m, teramati dari Pos Kaliurang. Cuaca di Pasar Bubar 12 °C kelembaban 92,3 % RH, tekanan udara 74,26 kph, kecepatan angin maksimum 23,28 km/jam, dan arah angin dominan dari Barat Laut ke Tenggara.
Pos-pos pemantauan melaporkan terjadi suara gemuruh bersamaan dengan erupsi freatik sebanyak tiga (3) kali pada tanggal 21 Mei 2018 masing-masing pada pukul 01.25 WIB durasi 19 menit ketinggian kolom erupsi 700 m, pukul 09.38 WIB durasi 6 menit ketinggian kolom erupsi 1200 m, dan pukul 17.50 durasi 3 menit ketinggian kolom erupsi tidak teramati. Erupsi freatik yang terjadi pada tanggal 21 Mei 2018 terhitung intensif. Erupsi freatik sebelumnya terjadi pada tanggal 11 Mei 2018 setelah sekitar 4 tahun tidak terjadi letusan freatik.
Pada minggu ini, kegempaan G. Merapi tercatat 1 kali gempa vulkanik (VT), 12 kali gempa multiphase (MP), 1 kali gempa tremor, 12 kali gempa guguran (RF), 3 kali gempa letusan, dan 5 kali gempa tektonik (TT). Gempa guguran yang terjadi pada tanggal 20 Mei 2018 pukul 21.30 WIB tergolong besar dan sempat terdengar oleh penduduk.
Pada tanggal 21 Mei 2018, kegempaan G. Merapi tercatat 1 kali gempa vulkanik (VT), 1 kali gempa tremor, 2 kali gempa guguran (RF), 3 kali gempa letusan, dan 3 kali gempa tektonik (TT). Gempa VT dan Tremor terjadi setelah letusan pukul 17.50 WIB. Gempa Tremor berfrekuensi sekitar 0,2 Hz dengan amplitudo rata-rata 5-10 mm. 
Suhu pusat kawah sekitar 85 °C meningkat dari kondisi normal (<50 °C).
2. Kesimpulan
Sehubungan telah terjadi peningkatan aktivitas letusan freatik dan diikuti dengan kejadian gempa VT dan gempa Tremor maka disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik G. Merapi mengalami peningkatan.
Dengan meningkatnya aktivitas tersebut, maka terhitung mulai tanggal 21 Mei 2018 pukul 21.00 WIB, status aktivitas G. Merapi dinaikkan dari tingkat NORMAL menjadi WASPADA.
3. Rekomendasi
Dengan peningkatan status aktivitas G. Merapi dari NORMAL menjadi WASPADA kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan sebagai berikut :
1. Kegiatan pendakian G. Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
2. Radius 3 km dari puncak agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.
3. Masyarakat yang tinggal di KRB III mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas G. Merapi. 
4. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segara ditinjau kembali.
5. Masyarakat agar tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi G. Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan G. Merapi terdekat melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz melalui website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana No. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514180-514192.
6. Pemerintah daerah direkomendasikan untuk mensosialisasikan kondisi G. Merapi saat ini kepada masyarakat.
Sumber: KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi