CERITA PERJALANAN

Berbagai kisah dan cerita yang menarik dari berbagai sumber tentunya dari mereka para penggiat atau petualang alam bebas.

INFORMASI SEPUTAR TEMPAT WISATA MENARIK

berbagai informasi seputar tempat-tempat wisata menarik,asik ,ngehitsz dari berbagai tempat yang tentunya dengan suasana dan pesona alam yang sangat luar biasa.

CERITA MISTIS

Rangkuman cerita mistis dari berbagai tempat yang langsung di alami oleh narasumber.

GALERY FHOTOGRHAPY

berbagai momen momen yang di abadikan dari berbagai tempat - tempat menarik.

informasi materi teknik dasar pecinta alam

informasi materi - materi teknik dasar untuk berkegiatan di alam bebas baik survival, navigasi, gunung hutan dan lain-lain.

Showing posts with label . cerita mistis.cerita seram.. Show all posts
Showing posts with label . cerita mistis.cerita seram.. Show all posts

Monday, 1 March 2021

Berbagai Misteri Tentang Arcopodo Gn. Semeru

Norman Edwin saat menemukan sepasang arca kuno atau yang biasa di sebut
arcopodo pada tahun 1984 saat sedang melakukan perjalanan pelacakan
yang di pandu langsung oleh bpk Tumari .sumber fhoto : google

seperti yang sudah kita ketahui tentang arcopodo banyak sekali ragam cerita yang berlalu lalang tentang tempat yang satu ini, yah arcopodo beserta patung arca nya, tidak sedikit para pendaki yang berhasil menemukan arca tersebut.
bagi warga sekitar itu bukan lah hal yang aneh ,karena warga sekitar sudah percaya dan tahu tentang keberadaan arca tersebut ,arcopodo juga menjadi salah satu penanda jejak pendakian suci di masa lampau menuju puncak MAHAMERU , puncak tertinggi pulau jawa .
Arcopodo sendiri berada di ketinggian 3.002 Meter di atas permukaan laut , bahkan bisa di pastikan bahwa arcopodo merupakaan arca tertinggi di pulau jawa, bahkan bisa jadi di nusantara, namun seperti yang kita ketuhui bersama tentang arca tersebut banyak pertanya pertanyaan tentang arca tersebut yang masih menjadi misteri jawabanya, kenapa 2 arca tersebut di  buat dan siapakah sosok sang pembuatnya? yah itu memang masih menjadi misteri besar hingga saat ini.
paktor ketinggian menjadi salah satu kendala untuk bisa menjangkau tempat tersebut dengan tujuan meneliti,bahkan di beberapa sumber literatur dan beberapa catatan perjalanan pendakian ke Gn. Semeru Arcopodo sendiri status nya di anggap HILANG .
Arkeolog Universitas Negri Malang yakni Dwi Cahyono pada awalnya juga terkejut saat mengetahui bahwa arca tersebut masih ada .
sejak publikasi yang berupa tulisan dan dokumentasi foto yang menggambarkan keberadaan dua arca tersebut oleh salah satu pendaki senior di Mapala Universitas Indonesia ,yakni Norman Edwin, pada tahun 1986 du suara alam, arca tersebut tak pernah kembali di sebut - sebut,saat itu Norman Edwin pertama kalinya datang ke arcopodo bersama rekanya yaitu Herman O lantang,saat itu keduanya di antar langsung oleh juru kunci Gn. semeru yaitu Pak. Tumari , saat itu beliau memberi tahu Norman Bersama Herman bahwa keberadaan arca tersebut memang benar adanya , begitupun dalam tulisan herman dalam buku Soe Hoek gie (2009).
dengan memperhatikan foto dengan secara detail ,saat itu Dwi menyimpulkan ,bahwa salah satu arca tersebut adalah sosok Bima. lalu kemudian da membandingkan dengan foto arca bima yang berada di cadi sukuh di lereng gunung lawu. " Badan dan tangannya mirip bima,jika memang benar Bima,sangat masuk akal karena Bima adalah sosok untuk perwujudan tolak bala" tutur nya. dengan demikian tempat tersebut adalah tempat pemujaan yang di fungsikan untuk ritual menghalau bencana dari gunung semeru yang memang status nya masih aktif.
bahkan dwi mengungkapkan bahwa ARCOPODO dan RANUKUMBOLO  memiliki keterikatan ,dan keduanya merupakan tempat pemberhentian pendakian spiritual ke gunung semeru atau biasa di sebut SATRE. jika jejak di ranukumbolo itu bisa di lacak dikarenakan ada adanya prasasti ,sementara di arcopodo tidak terlacak sama sekali kapan waktu pembuatanya.

Tuesday, 11 June 2019

TRAGEDI HILANGNYA 9 NYAWA DALAM 1 MALAM DI GUNUNG OTORTEN RUSIA


MISTERI TRAGEDI HILANGNYA 9 NYAWA DALAM 1 MALAM DI GUNUNG OTORTEN RUSIA
Sumber foto :  Google

Misteri ini sebenarnya sudah lama terjadi tepatnya pada tanggal 27 januari 1959 silam, dan tetap menjadi misteri sampai saat ini , hingga banyak spekulasi tentang misteri kematian 9 pendaki tersebut bahkan teori konspirasipun bermunculan untuk menanggapi kejadian tersebut, benar atau tidaknya dengan semua teori teori tersebut tidak di ketahui secara pasti.
Cerita ini berawal pada tanggal 27 januari 1959 silam, saat kelompok pendaki yang beranggotakan 10 orang yang merupakan mahasiswa dari institut politeknik urals yang berbasis di SVERDLOVSK  atau yang saat ini lebih di kenal dengan yekaterinburg mempersiapkan perjalanan ke pegunungan URAL . Kelompok pendaki tersebut saat itu di pimpin oleh Igor Dyatlov ,saat itu mereka berencana menaklukan Gunung Otorten yang merupakan bagian dari Ural utara.

Dalam bahasa etnis minoritas MANSI yang merupakan penghuni daerau tersebut, Otorten berarti “ jangan pergi ke sana” . Namun, nama sekaligus peringatan dari gunung itu tidak membuat dyatlov dan rekan-rekannya yang memang sedang mencari tantangan lantas mundur.
Selama perjalanan dari kota IVDEK ke  VIZHAI , yang merupakan sebuah desa kecil di pinggiran alam liat di dekat otorten , kelompok itu sempat mendengar berbagai cerita-cerita seram mengenai pemburu dari etnis mansi yang di bunuh saat melewati guung tersebut. Karena berbagai insiden tersebut otorten di sebut sebagai “ GUNUNG KEMATIAN” .
Dilansir Vintage news ,  kamis ( 21/09/2017). Pada tanggai 28 januari 1959 ,salah seorang pendaki bernama Yuri Yudin menderita disentri dan terpaksa tinggal di vinzhai, sementara yang lain tetap melanjutkan pendakian ke Gn. Otorten. Dengan tinggalnya Yuri Yudin jumlah Pendaki kini berkurang menjadi 9 orang, dan ternyata jumlah tersebut sama dengan jumlah pemburu yang tewas di gunung tersebut yang melagenda di di etnis mansi yang membuat kisah tersebut menjadi semakin mengerikan. Akan tetapi, dyatlov dan rekan rekannya  menganggap cerita itu sebagai tahayul semata dan teap pada rencana merea untuk tetap mendaki menuju puncak otorten.
Pada tanggal 1 februari 1959 ,terjadi sebuah badai salju yang membuat para pendaki terjebak di otorten dan memaksa mereka untuk mendirikan kemah dan menunda perjalanan expedisi mereka ke puncak, akan tetapi malam itu terjadi sebuah kejadian aneh yang menjadi salah satu misteri yang tak terpecahkan dari masa soviet terjadi.

yuri yudin salah satu rombongan pendaki yang satu satunya selamat
sumber foto : google
Saat itu para pendaki di perkirakan akan kembali pada tanggal 12 februari, dan memastikan ke Klub olah raga mereka bahwa mereka aman, Namun karena cuaca yang terjadi saat itu sangat buruk, semua orang mengira mereka akan mengalami sedikit perubahan jadwal sehingga akan terjadinya keterlambatan jadwal,dan tidak menimbulkan ke khawatiran,Beberapa hari kemudian,salah seorang pendaki yang merupakan salah satu rombongan tersebut yakni Yuri Yudin yang terpaksa tinggal di desa karena sakit mulai merasa khawatir dengan rekan-rekannya tersebut,karena tidak juga kunjung tiba di desa, Barulah pada tanggal 20 februari keluarga para mahasiswa tersebut bertanya kepada pihak berwajib dan meminta untuk melakukan upaya pencarian terhadap rombongan pendaki tersebut.

Pada mulanya institut politeknik urals yang merupakan kampus asal para mahasiswa tersebut mengirimkan tim sukarelawan untuk melakukan pencarian terhadap kolega mereka yang hilang. Setelah upaya tersebut di lakukan akan tetapi tidak membuahkan hasil ,ke sembilan pendaki tersebut masih belum bisa di temukan, Kemudian pencarian tersebut pun di tingkatkan  hingga melibatkan pihak militer dan kepolisian , Helikopter pesawat ringan juga saat itu dikerahkan untuk membantu proses pencarian, saat itu tim pencari menyadari bahwa rombongan pendaki yang di pimpin oleh dyatliv tersebut telah keluar jalur yang biasa di lalui transportasi normal.
Hingga sepekan upaya pencarian berjalan, pada tanggal 26 februari, tim pencari akhirnya menemukan kemah para pendaki tersebut dalan ke adaan kosong. Adanya potongan di bagian belakang tenda yang di buat dari dalam untuk keluar menunjukan bahwa kemah tersebut di tinggalkan dalam ke adaan terburu-buru. Semua perlengkapan penting mulai dari peralatan SKI.LOGISTIK hingga PAKAIAN HANGAT  masih berada di dalam tenda dan setengahnya terkubur dalam salju pada saat di temukan. Melihat keadaan tersebut ,tim pencari bersiap untuk skenario terburuk.
TRAGEDI HILANGNYA 9 NYAWA DALAM 1 MALAM DI GUNUNG OTORTEN RUSIA
TRAGEDI HILANGNYA 9 NYAWA DALAM 1 MALAM DI GUNUNG OTORTEN RUSIA

Jejak kaki dari delaoan sampai sembilan orang yang di temukan pada saat itu di dekat kemah , menunjukan bahwa para pendaki keluar melarikan diri dari kemah ,sebagian besar dari mereka tidak mengenakan alas kaki atau hanya memakai kaos kaki saja. Jejak itu terlacak kira-kira sejauh 500 meter dari kemah dan dengan keadaan cuaca iral saat itu sedang ganas, tim pencari menduga para pendaki akan menderita hipotermia.
Tim pencari segera menemukan jasad dari kedua pendaki di pinggiran hutan ,jasad keduanya hanya mengenakan pakaian dalam . mereka sempat membuat perapian untuk membantu mengahangatkan tubuh mereka namun usaha itu ternyata tidak berhasil menyelamatkan nyawa mereka.
Sedangkan 3 jasad lainya termasuk juga jasad dyatlov ,seorang pria dan seorang perempuan kemudian di temukan di antara lokasi penemuan dua jasad sebelumnya .

Mereka nampaknya  berusaha kembali ke kemah setelah  mengira bahwa bahaya yang membuat mereka tunggang langgang lari meninggalkan tenda  telah berlalu, tetapi disimpulkan bahwa kelima jasad yang di temukan meninggal akibat kedinginan atau hipotermia.
suber foto : google.com
Apa yang sebenarnya membuat semua orang kebingungan dan bertanya-tanya adalah bagaimana kelompok pendaki tersebut  yang relatif berpengalaman dalam dunia pendakian bisa meninggal karena hipotermia dan apa sebab mereka lari meninggalkan tenda dengan terburu-buru, ? lalu bagai mana dengan ke empat pendaki yang masih belum di temukan?

Dua bulan kemudia ,pada bulan mei 1959 ,setelah salju mulai meleleh ,jasad ke empat pendaki terakhir yang belum di temukan tersebut bisa di temukan ,ke empat jasad tersebut terdiri dari tiga pria dan seorang perempuan, Berbeda dari ke lima rekannya ,mereka mengalami luka fisik yang parah yang di duga sebagai penyebab kematian. Mereka juga berpakaian lengkap di banding dengan ke lima jasad yang sudah di temukan sebelumnya, sehingga disimpulkan mereka sedang berada di luar tenda pada saat kejadian.
Otopsi yang dilakukan menunjukan adanya jejak radiasi pada beberapa ppakaian yang di kenakan korban, tingkat radiasi dua kali tingkat normal, tetapi pihak berwenang menolak memberikan komentas atas penemuan ini.
TRAGEDI HILANGNYA 9 NYAWA DALAM 1 MALAM DI GUNUNG OTORTEN RUSIA

Terlepas dari semua pertanyaan yang masih belum terjawab hingga kini, penyelidikan di tutup pada bulan mei 1959, “ sebuah kekuatan spontan yang tidak dapat di atasi oleh para pendaki “  menjadi kesimpulan resmi yang di ambil terkait insiden yang terjadi ti otorten tersebut. Selama tiga tahun setelah  insiden tersebut, wialayah Gunung Oterten tersebut terlarang untuk di lewati  dan kasus Dyatlov  di beri label rahasia oleh pemerinta.
Sekitar 34 tahun setelah kejadian tersebut, pada tahun 1993 kasus di terusan dyatlov di tinjau kembali saat sebuah teori mengenai adanya longsoran salju mengemuka ,berbagai teori konspirasi mulai dari supranatural sampai uji coba militer juga di kemukakan untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada malam itu, Melihat adanya label rahasia dari pemerintah, penemuan radioaktif pada pakaian korban dan kematian para pendaki yang secara misterius ,tidak heran teori0teori semacam itu bermunculan
 “ INSIDEN DI TERUSAN DYATLOV MENJADI INSPIRASI DAN MEMUNCULKAN BERBAGAI BUKU,FILM, DOKUMENTER, VIDEO GAME DAN BERBAGAI KARYA LAINYA TERKAIT KEJADIAN ERSEBUT,MESKI BANYAK TEORI YANG BERUSAHA MENJELASKAN APA YANG TERJADI PADA DYATLOV DAN DELAPAN PENDAKI LAINYA,SAMPAI SAAT INI MASIH BELUM CUKUP BUKTI UNTUK MENDUKUNG PENJELASAN PENJELASAN TERSEBUT”
Sumber : news.okezone.com
TRAGEDI HILANGNYA 9 NYAWA DALAM 1 MALAM DI GUNUNG OTORTEN RUSIA

baca juga


TRAGEDI HILANGNYA 9 NYAWA DALAM 1 MALAM DI GUNUNG OTORTEN RUSIATRAGEDI HILANGNYA 9 NYAWA DALAM 1 MALAM DI GUNUNG OTORTEN RUSIA

Monday, 6 August 2018

Lombok kembali berduka, kali ini 7,0 skala richter..

Lombok kembali berduka, kali ini 7,0 skala richter..
Lombok kembali berduka. Belum genap seminggu yang lalu(01/08) lombok di guncang gempa berkekuatan 6,4 skala richter ,banyak korban jiwa, rumah rusak,(ringan – berat), hingga rombongan pendaki yang terjebak di Gn. Rinjani akibat jalur yang terhalang oleh longsoran, semua itu masih membekas karena baru terasa kemari. Tapi siapa sangka kemarin (05/08/18) bumi nusa tenggara bagian barat itu kembali di guncang gempa, dan kali ini kekuatannya mencapai  7,0 skala richter ,


Berdasarkan sumber yang di dapat dari BMKG. Gempa tersebut berada pada titik : 8.37 LS. 116,48 BT , dengan kedalaman mencapai ,15 km .dan terjadi pada pukil 18:46:35 WIB


Akibat dari gempa bumi yang terjadi semalam, banyak korban jiwa yang meninggal maupun terluka, begitupun dengan bangunan, banyak rumah – rumah warga yang rusak berat, fasilitas umum dan bangunan lainya juga ikut rusak. Korban jiwa kebanyakan akibat tertimpa reruntuhan bangunan, tercatat hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia ada akibat gempa kemarin malam  update terakhir tanggal 06 agustus 2018 pukul 03: 20 wita.
·         Lombok Utara 65 Orang
·         Lombok Barat 9 Orang
·         Lombok Tengah 2 Orang
·         Kota Mataram 4 Orang
·         Kab. Lombok Timur 2 Orang
·         Total 82 Korban meninggal dunia

Hitungan Ini Bersifat Sementara, Data  Bisa Saja Berubah Atau Tetap.

BMKG sempat mengeluarkan peringatan terjadinya tsunami beberapa saat setelah terjadinya gempa, namun tidak lama, peringatan tsunami tersebut kemudian di cabut kembali, hingga saat ini gempa di sana masih terjadi namun dengan kuantitas getaran yang tidak begitu besar atau hanya getaran –getaran kecil, namun warga di himbau untuk tetap waspada,

Sebagian besar warga korban gempa kini sudah mengungsi ke posko-posko pengungsian yang sudah di dirikan beberapa waktu yang lalu. Adapun kebutuhan warga saat ini , mereka membutuhkan selimut, obat – obatan logistic dan yang lainya.

Friday, 20 July 2018

di ganggu penghuni gunung papandayan part 2

Akhirnya secangkir kopipun tersaji setelah perjuangan yang melelahkan. Nah disinilah setelah  kopi itu jadi, aneh nya api yang tadinya lumayan besar ,perlahan mulai mengecil dan makin melemah ,entahlah apa yang sedang terjadi saat itu pada mereka berdua. Sebelum hal yang paling extream mereka berdua alami sebelum kopi di minum lewatlah se ekor kucing yang biasa berkeliaran di areal camp david, setelah kucing itu lewat baru lah terdengar suara tangisan se orang perempuan yang begitu terdengar sangat sedih,seperti yang sedang sakit hati ,suarnya lumayan agak keras tutur dikdik saat itu, namun dengan sigap dikdik mengalihkan suara tersebut kea rah kucing sambil berkata pelan dikdik bilang pada miftah “ ngeri kitunya mif eta sora ucing, ngahariwangkeun/ ngeri gitu suaranya itu kucing yah mif,bikin was-was ajah “ ungkapnya ,lalu miftahpun menjawabnya “ heueuh nya meni pikahariwangeun sora teh/iya iya bikin orang was-was “ sahut miftah. Mereka berduapun tidak memperdulikan suara tangisan tersebut dan mengalihkan nya dengan mengobrol kea rah objek yang lain, namun lama- lama dikdik pun merasa jengkel dengan suara tersebut dan akhirnya nyeletuk lah dia “ wayah kieu geus kaluar jurig teh,ceuk urang mah rada peutingan saeutik mah nya pusing aing/ jam segini udah kaluar ajah tuh setan ,maleman dikit kek ,pusing gua” dengan sidikit nada emosi dan miftahpun membalas nya “ ditukangeun tenda ieu mah dik. Di juru katu /di belakang tenda dik ini mah bagian pojok kanan” sahutnya sambil cengengesan , dan akhirnya dikdik pun mengajak miftah untuk ngopi di dalam tenda saja.
Akhirnya masuk lah mereka,namun permasalahan belum selesai gaes, mereka malah di buat bingung saat masuk tenda , sebab tenda yang mereka pakai muat buat 10 orang ,yah namanya tenda pramuka yah gede lah haha, lantas mereka berduapun berfikir sambil berbincang bagai mana posisi tidur yang pas jangan sampe dia (hantu) kebagian tempat di dalam haha.al hasil merak pun tidur se arah dengan tenda ,saat itupun mereka berdua berharap rombongan yang dari bandung segera dating namun tak kunjung sampai juga di camp david, saat itu jam sudah menunjukan pukul 10 malam,dengan sedikit emosi dikdik mulai berbaring dan berharap bisa tidur,begitupun dengan miftah . akhirnya dikdik lolos dari saura itu tapi miftah belum juga tidur , setelah lumayan lama dia akhirnya bisa tidur juga tapi tidak lama kemudian dia kembali terbangun karena terganggu dengan suara tangisan tersebut ,akhirnya miftah pun bangun dan membangunkan dikdik yang memang sudah pulas, untuk meminta rokok dan akhirnya mereka berduapun terbangun ,sambil memberikan rokok dikdik berkata “ masih aya eta jurig mif?  Lain geura ngampihmah geus peuting cenah / masih ada itu hantu mif? Bukanya pulang mah udah malem” nada kesal dengan sedikit candaan ,miftah pun malah tertawa, akhirnya mereka bangun dan berbincang lah supaya tidak makin kacau di dalam tenda, saat hendak keluar tenda untuk mengambil air minum yang di simpan di luar, dikdik pun melihat tenda udah pada berdiri di sebrang tendanya mereka, ternyata rombongan yang orang bandung tadi yan ketemu saat di di bawah, mereka lebih lama karena tidak naik ojeg ataupun pick up alias jalan kaki.
Sekitar jam 2 pagi rombongan bandung ternyata ada yang terbangun lalu nongkrong di tenda, akhirnya dikdik pun menghampirinya lalu berbincang lah, dan salah satu dari rombongan itu pun ada yang bertanya tentang suara perempuan itu , dikdik pun  memberitahu mereka bahwa suara itu sudah ada dari jam 20:30 pm tadi, mereka pun terkejut dan bertanya apa tidak takut dari tadi mendengar suara itu, dikdik puntertawa sambil menjawabnya “ siapa yang gak takut kang. Cuman mau ngapain lagi ,ya udah jadi bahan becandaan saja sama teman saya ,kalau gak gitu yah repot urusan hahah” sambil tertawa . setelah berbincang-bincang cukup lama dikdik pun kembali ke tenda dan kembali tidur ,setelah itu baru lah tidur mereka pulas ,hingga bangun sudah lumayan terang ,yah sekitar jam  7 pagian lah kata dia ,sungguh malam yang melelahkan katanya ,tapi yah itu lah pengalamannya kata dia, saya tidak kapok untuk kembali naik gunung walau cuman  berdua , toh mereka juga tidak memakan kita ,ungkapnya , yang penting mah bismillah saja dan berdo’a ,di atas langit masih ada langit ,di atas mahkluk ada yang menciptakannya ,ngapain takut sama yang begituan ,yah takut boleh tapi jangan berlebihan beitupun berani jangan sampai kelewatan ,ujung-ujungnya entar di kerjain juga ,biasa-biasa saja ,yang penting mah jangan lupa berdo’a itu saja. lanjut dia.
Yah mungkin itu sedikit cerita pengalaman dari salah satu teman kita, siapapun pasti pernah ngalamin , entah dengan seperti apa , pesan moralnya ‘” bahwa ada alam lain yang hidup berdampingan dengan kita,jangan lupakan mereka,sebab mereka juga mahkluk ciptaan allah swt,” .
Untuk cerita kali ini mungkin cukup sekian saja , terimaksih yang sudah mau membacanya walaupun lumayan panjang yah haha. Buat kalian yang punya pengalam – pengalam unik saat mendaki gunung boleh share sama kita ,nanti kita coba angkat kisahnya disini supaya orang lain pun tau , sedikit berbagi lah hehe.
Jangan lupa bagikan  ketemen-temen kalian yang lain ,siapa tau ada yang mau berbagi kisahnya.
Sekian dan terimakasih, salam petualangan , salam lesatari . tetap utamakan keselamatan dimanapun kapan pun dan kemanapun.



Thursday, 19 July 2018

di ganggu penghuni camp david Gn. Papandayan??

cerita para pejalan
setiap orang pasti punya pengalaman sendiri ,dalam segala hal termasuk dalam hoby yang mungkin sebagian besar orang mengangapnya selalu senang dan enjoy, tapi nyatanya tidak begitu teman-teman, seperti cerita yang akan di kisahkan kali ini yaitu dari sebuah pengalam seorang narasumber yang biasa di sapa " dikdik kuncoro" bersama 1 orang temannya yang bernama " miftah midory " yah begitulah sapaan akrabnya.
dikdik adalah seorang pemuda biasa yang kebetulan mempunyai hoby camping atau bahasa umumnya " mendaki gunung",. cerita ini terjadi pada tahun 2012 atau kurang lebih 7 tahun yang lalu (2018 ), 
awal kisah ,saat itu dikdik dan miftah sedang chat sms'n ( belum ada whatsapp gaes haha) sore hari yah kira kira sekitar pukul 4 sorean lah, namun di tengah pembahasaan miftah mengajak dikdik buat camping ke gunung ,karena besok nya hari libur sekolah kebetulan tangal merah, iseng-iseng ternyata dikdik meng iyakan permintaan miftah buat camping di papandayan ,karena meningat miftah belum pernah ngerasain camping di gunung ,
dengan  peralatan seadanya dan perbekalan se adanya ,dikarenakan masih minim peralatan ditambah juga dengan waktu yang sangat dadakan ,hari itu ngajak yah hari itu berangkat.
Singkat cerita mereka berdua berangkat lah ke Gn. Papandayan dengan menggunakan motor, di tengah perjalanan  setelah daerah Gn. Jaya ( sekarang jadi area wisata nangklak ) mereka sempat bertemu dengan rombongan pendaki lainya yang berasal dari bandung. Oh ia saat itu tepat dengan pergantian tahun baru islam ( HIJRIAH) pas nginjak hari kamis.
Jam 6 magrib mereka pun sampai di  parkiran Gn. Papandayan atau biasa di sebut camp david , disana Nampak begitu sepi, warung pun tidak ada yang buka sama sekali padahal esoknya hari libur, begitu pun dengan penjaga yang ada di sana cuman 1 orang penjaga saja, setelah sampai mereka berduapun melakukan registrasi di pos penjagaan ,saat itu mereka berdua sempat di tawarkan untuk tidak melanjutkan perjalanan ,karena sebelumnya mereka berdua berniat mendirikan tenda di areal pondok saladah  ,namun mereka berdua nekat ingin pergi ke atas saja, akhirnya penjaga pun membiarkan dan menyarankan untuk berhati-hati terlebih lagi banyak babi hutan berkeliaran kalau malam.
Akhirnya mereka berduapun melanjutkan perjalanan menuju kawasan pondok saladah ,dengan penerangan se adanya bahkan sangat tidak di anjurkan sama sekali jika di lihat dari segi ke amanan mah, tanpa senter atau lain sebagainya yang bisa menerangi jalan mereka, hanya bermodalkan jepretan flash kamera saja ,karena kebetulan miftah saat itu membawa kamera dslr ,tetapi di belum setengah nya perjalanan baru sampai kawah dikdik berhenti sejenak dengan perasaan yang sedikit gelisah ,setengah hati untuk melanjutkan perjalanan, miftahpun bertanya ada apa ,setelah dikdik memberitahu bahwa dia tidak enak hati untuk melanjutkan perjalanan.
Saat itu pun miftah tidak ambil resiko dia langsung mengajak dikdik untuk turun kembali dan mendirikan tenda di camp david saja, akhirnya mereka berdua pun turun kembali ke camp david ,dan setelah sampai mereka berduapun langsung mencari lokasi buat mendirikan tenda dan kebetulan mereka mendirikan tenda di belakang bale-bale tempat istirahat pendaki ( saat ini jadi lebih besar ) atau tepatnya di belakang pos pendaftaran  50 m di belakangnya lah.
Tenda yang mereka bawapun masih dengan tenda pramukanya ,itupun tenda perhimpunan sispala nya dikdik di sekolah, belum mengenal tenda doom ,kompor dan alat gunung yang sudah modern lainya, bahkan konyolnya mereka berdua pun cuman membawa alas karpet yang biasa di gunakan di masjid-masjid ,sleping bag pun mereka tidak membawa hanya bermodalkan sarung dan selimut yang mereka bawa, bermodalkan seadanya saja .
miftah saat di hutan mati ke esokan harinya
Singat cerita tendapun berdiri dengan rapih ,tak lama penjaga yang tadi pun menghampiri mereka berdua dan mengajaknya untuk tidur di pos saja biar ada temen ngobrol juga kata dia ,namun mereka menolak ajakan tersebut dan memilih untuk tidur di tenda saja dengan alas an sudah bosan melihat tembok (hha), akhirnya si penjaga pun membiarkannya dan memberitahu mereka jika mau membuat perapian kayu bakarnya yang di dekat pos depan saja katanya, kayunya kering-kering karena kebetulan papandayan saat itu habis kebakaran jadi otomatis kayu-kayunya banyak yang kering. Mereka berduapun bergegas untuk mengambilnya dengan jumlah agak banyak supaya bisa nyala sampai pagi
Nah dari sini lah gaes awal cerita mistisnya, setelah kayu bakar di kumpulkan dan perlahan dikdik merapihkan kayu bakar untuk di nyalakan, dengan bermodalkan sampah yang ada perlahan kayu itu pun mulai terbakar, namun disinilah kejanggalan-kejanggalan itu mulai terasa. Sebab kayu-kayu yang meraka bakar nyala apinya tidak juga membesar malah sering mati ,padahal suhu saat itu tidak terlalu dingin dan juga tidak ada angin ,bara pun sudah Nampak lumayan banyak di perapian itu, tapi saat di nyalakan api memang ada namun kemudian tak lama mati lagi,, beitu dan begitu terus , namun mereka berdua masih enjoy untuk terus bergantian meniup perapia supaya menyala kembali.

Setelah kurang lebih 1 jam api tak kunjung membesar juga mereka berdua mulai merasa aneh ,saat itupun dikdik baru ngeuh bahwa malam itu adalah malam jum’at , dengan santai dan tetap tenang mereka berdua mencairkan suasana dengan mengobrol satu sama lain, ditengah obrolan dikdik nyeletuk dan berkata “ jang ninyuh kopi hungkul wh bae ,sok bisi dek di pareuman deui mah teu nanaon/artinya ,buat nyeduh kopi ajah ,habis itu mau di matiin lagi juga gak papa “ sahutnya , miftahpun meyambut sahutan dikdik dengan tertawa kecil . setelah itu dikdik pun mengisi botol air mineral dengan penuh lalu kemudian dimasukannya ke perapian dan di rapihkan kembali kayu-kayu nya. Oh ia mereka tidak membawa peralatan masak yah gaes seperti tadi yang udah di kasih tau,. Lanjut cerita , entahlah apa yang terjadi tiba-tiba api itu pun nyala dengan sangat cepat dan langsung membesar ,namun mereka berdua masih tetap tenang dan santai sambil meroko dan mengobrol, selang 5 menit kemudian botol air mineral tersebut diangkatnya oleh dikdik lalu di tuangkannya ke dalam gelas plastic yang sudah ada kopi didalamnya .botol tersebut  di buat miftah dari botol air mineral juga, karena saking buru-buru nya mereka.
klik disini untuk cerita selanjutnya

Thursday, 4 May 2017

Pendakian gunung selamet Part II

plang pemberitahuan pos 5
masih bercerita tentang perjalanan ke gunung selamet,
karena kemarin belum sempat beres nulisnya, dan terlalu panjang juga ,jenuh jadinya saya juga kalau harus membacanya, sengaja saya buat 2 bagian, biar tidak terlalu jenuh saat  membaca ,
kalau di blog sebelumnya saya bercerita baru sampai pos 4 samarantu, kali ini kita akan melanjutkan kembali ceritanya, menuju pos 5 ,pos 6, pos 7 sampai puncak,
setelah kami beristirahat cukup di trek, kurang lebih sekitar 45 menitan sampai lah kita di pos 5

POS 5 ini ketinggiannya sudah hampir mencapai ketinggian 3000mdpl , sudah lumayan tinggi
dipos 5 juga terdapat sumber air terakhir untuk para pendaki yang hendak mau berkemah di pos 5 atau pos berikutnya, bisa mengambil air dulu disini untuk  menambah persediaan air di perjalanan,