CERITA PERJALANAN

Berbagai kisah dan cerita yang menarik dari berbagai sumber tentunya dari mereka para penggiat atau petualang alam bebas.

INFORMASI SEPUTAR TEMPAT WISATA MENARIK

berbagai informasi seputar tempat-tempat wisata menarik,asik ,ngehitsz dari berbagai tempat yang tentunya dengan suasana dan pesona alam yang sangat luar biasa.

CERITA MISTIS

Rangkuman cerita mistis dari berbagai tempat yang langsung di alami oleh narasumber.

GALERY FHOTOGRHAPY

berbagai momen momen yang di abadikan dari berbagai tempat - tempat menarik.

informasi materi teknik dasar pecinta alam

informasi materi - materi teknik dasar untuk berkegiatan di alam bebas baik survival, navigasi, gunung hutan dan lain-lain.

Showing posts with label target liburan akhir pekan. Show all posts
Showing posts with label target liburan akhir pekan. Show all posts

Wednesday, 28 February 2018

Estimasi Waktu Pendakian Gn. Slamet Via Jalur Bambangan Purbalingga Terlengkap dan Terbaru

ESTIMASI WAKTU PENDAKIAN GN. SLAMET VIA JALUR BAMBANGAN PURBALINGGA
gerbang pendakian pos bambangan
Selamat pagi, siang , sore,  malam buat kalian para traveler, petualang, penikmat alam, penemuh rimba ,dll.
Pernah ke Gn. Slamet  atau belum ?  jika belum, kalian harus mencobanya gengs. Untuk kalian para traveler atau pendaki pemula ,kalian jangan khawatir tidak bisa mendaki ke Gn. Slamet ,tenang gengs ,kali ini saya akan memberitahu kalian ,enaknya via jalur pendakian mana yang cocok buat pemula dan treknya tidak garang, alias ramah ramah manjaah,hihi,
Melanjutkan tulisan saya yang kemarin mengenai  ESTIMASI PERJALANAN DAN BIAYA PENDAKIAN GUNUNG SLAMET JAWA TENGAH, kali ini saya akan membahas tentang  ESTIMASI WAKTU PENDAKIAN VIA JALUR BAMBANGAN PURBALINGGA, berapa lama sih via jalur bambangan? Treknya extrim gak sih via jalur bambangan? Bawa pemula bisa gak yah?
Mungkin masih ada yang bertanya-tanya seperti itu dari kalian? Mungkin saja yah, apalagi buat kalian para pendaki ulung yang ingin mengajak partner kalian yang masih pemula ,yah semisal pacar mungkin, gebetan, atau masih PDKTan hihihi.
Oke baiklah ,jalur pendakian Gn. Slamet via bambangan itu tergolong sangat ramah-tamah, jalurnya enak tidak terlalu terjal, namun sedikit panjang, tetapi banyak bonusnya. Untuk pos-posannya, jalur bambangan memiliki 9 pos dan berjarak tempuh diantaranya.
Basecamp – pos 1 : 1,5 jam -2 jam
Pos 1 (Pondok gumirung -  pos 2  walang : 1.5 jam
Pos 2 walang - pos 3 cemara : 1,5 jam
Pos 3 cemara -pos 4 samarantu : 30 menit
Pos 4 samarantu - pos 5 mata air : 45menit
Pos 5 mata air -  pos 6 samyang rangkah : 30 menit
Pos 6 samyang rangkah – pos 7 samyang jampang : 45 menit
Pos 7 samyang jampang – pelawangan  : 1 jam

Pembahasan kali ini saya akan mengulas mulai dari
·         RUTE PERJALANAN DAN WAKTU TEMPUH
·         AREA CAMPING
·         MATA AIR
·         SUMMIT ATACK

RUTE PERJALANAN
1.       BASECAMP – POS 1
basecamp pendakian jalur bambangan
Perjalanan dari basecamp menuju pos 1 (pondok gumirung) itu lumayan cukup panjang, pertama kita akan melewati perkebunan warga terlebih dahulu, dari jalan raya tidak jauh dari basecamp kita langsung belok kanan menuju jalan setapak, dari sini treknya lumayan cukup panjang. Sehabis perkebunan warga kita akan melewati hutan pinus yang lumayan cukup luas, disana terdapat bangunan banguna warga (saung) dan juga warung, jika cape yah kita bisa lah sebat dulu disitu. Jika kalian berangkat nya saat musim kemarau disarankan kalian jalan dari pagi saja biar tidak terlalu panas, karena disini areal nya lumayan cukup terbuka ,yaaah bisa melehoy lah jalurnya hihihi. Setelah kalian melewati hutan pinus kalian akan tiba di pos 1 ,disana terdapat bangunan shelter  pos 2 yang sudah di sediakan oleh ranger setempat, dan juga terdapat  beberapa warung warga, kalian bisa kembali melehoy dulu disana, areanya cukup terbuka ,jadi handphone kalian masih bisa mendeteksi signal, bisa lah update status dulu wkwkwkw.
Jarak dari basecamp sampai pos 1 itu sebenarnya berpariasi, ada yang cumin 1 jam, ada yang 2 -3 jam di perjalanan , tergantung gaya mendaki kiita saja, kita mau santai atau mau cepat, atur saja sesuai kebutuhan yang penting aman dan selamat,
  1. POS 1 PONDOK GUMIRUNG – POS 2  WALANG
warung di pos 1 
Dari pos 1 menuju pos 2 ,treknya lumayan panjang juga , namun tidak terlalu garang jalurnya ,hanya di awal saja ,tak panjang lah tanjakan kita akan melewati tanjakan yang agak lumayan menguras tenaga, apalagi jika kita berhenti lama di pos 1 ,otomatis badan akan kembali dari awal untuk memanaskan otot-ototnya, tapi tak jauh ko hanya sebentar. Setelah itu jalanan hanya nanjak-nanjak biasa saja, banyak bonus lah.
Jarak dari pos 1 sampai pos 2 itu rata-rata 2 jam perjalanan. Di pos 2 terdapat bangku-bangku yang sudah tertata rapih yang sudah disiapkan untuk istirahat para pendaki , dan biasanya para pendaki suka beristirahat dulu disini sebelum melanjutkan kembali ke pos 3.

2.  POS 2 WALANG – POS 3 CEMARA

pos 2 walang  jalur bambangan
Nah dari sini nih, trek pendakian menuju pos 3 cemara mulai terasa agak berat namun tidak terlalu berat ,seperti menahan rindu #adaaaw.  Trek mulai berakhar dan jalurpun agak semakin sempit, kondisi area hutan dari pos 3 sampai pos 4 dan seterusnya sudah termasuk hutan rapat, adem lah pokonya , dari pos 2 sampai ke pos 3 rata-rata waktu tempuhnya sekitar 1.5 jam perjalanan ,tapi kembali ke  gaya mendaki kita, bisa lama bisa lebih cepat,
Nah untuk kalian yang berangkat agak siangan ,jika kalian tiba di pos 3 sudah sore, saya sarankan untuk mendirikan tenda area ini, areanya cukup terbuka di bagian atas. Dan kalau bisa jangan sampai mendirikan tenda di pos 4 samarantu, anjuran mah begitu, tapi yah kalau memang terpaksa sih tidak menjadi soal. Sah-sah saja, tapi persediaan air kalian harus sudah diperhitungkan dari bawah jika ingin menginap di area ini, karena disini tidak ada sumber mata air lagi, yang ada hanya nanti di pos 5 .

 3. POS 3 CEMARA – POS 4 SAMARANTU
Dari pos 3 sampai pos 4 treknya tidak terlalu terjal ,banyak landainya dan jaraknya juga tebilang dekat lah ,hanya membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 30-45 menitan saja dari pos 3 sampai pos 4 itu, disni juga areanya lumayan cukup luas ,dan bisa saja untuk mendirikan tenda di area ini, tapi kebanyakan para pendaki tidak memilih mendirikan tenda disini kebanyakan di pos 5. Karena ada sumber mata air untuk pasokan perbekalan,selain dari itu juga, pos 4 samarantu memang di kenal dengan suasananya yang lumayan horror, cerita ini juga bukan sekedar asal menarik saja, tapi memang di akui oleh para ranger dan warga setempat juga, dan tidak sedikit juga para pendaki yang mengalami suasana mistis juga saat mereka mendirikan tenda di area pos 4. Yaah namanya juga di gunung ,memang sudah tempanya mereka, semuanya kembali ke pribadi masing- masing saja,karena tidak semua pendaki yang berkemah di pos 4 selalu mendapatkan gangguan mistis , hanya sebagian saja. Bismillah saja, dan tetap ingat tuhan yang maha esa.


4. POS 4 SAMARANTU -  POS 5 MATA AIR
foto bareng sama kawanan dari bekaseeh
Untuk trek dari pos 4 sampai pos 5 itu tidak terlalu jauh jaraknya, hampir sama seperti dari pos 3 ke pos 4, yah kurang lebih sekitar 45 menitan lah,  treknya juga masih ramah-ramah manja, jalurnya yang tidak sempit dan banyak bonusnya juga. Dia area ini kebanyakan pendaki memilih mendirikan tenda atau berkemah, dikarenakan di area ini terdapat sumber mata air yang mengalir dan juga areanya yang lumayan luas,terdapat shelter juga , jika musim hujan air akan lumayan banyak, tapi jika musim kemarau kalian harus pintar pintaran juga mengambil air , karena jika musim kemarau biasanya hanya berupa genangan saja,.

·         MATA AIR TERAKHIR  DAN AREA CAMPING
5.     POS 5 SUMBER AIR – POS 6 SAMYANG RANGKAH
plang pemberitahuan pos 5
Untuk jarak dan rute dari pos 5 sampai pos 6 itu tidak terlalu jauh dan terbilang yang paling dekat diantara semua pos di jalur bambangan itu sendiri. Jaraknya hanya sekitar 20-30 menitan saja dari pos 5 ke pos 6 itu,dari pos 5 sampai pos berikutnya itu sudah mulai masuk areal terbuka, jika untuk kapasitas tenda di pos 6 tidak terlalu luas dan hanya muat kira – kira sekitar 2-3 tendaan saja,dengan kapasitas tenda 3/4 orang saja. Jarang juga pendaki mendirikan tenda di areal ini dan biasanya memilih bekemah di pos 7 saja ,

7.       POS 6 SAMYANG RANGKAH – POS 7 SAMYANG JAMPANG
Dari pos 6 menuju pos 7 arealnya sudah masuk areal terbuka, treknya juga mulai menyempit dan berakar, di sebelum sampai pos 7 kita akan memasuki jalur yang berakar dan seperti masuk lorong sempit , yah kira kira sekitar 30 meteran lah, kata sebagian pendaki jalur ini mirip seperti di trek pendakian Gn. Kerinci jambi.
salah satu trek di menuju pos 7
kata mereka yang sudah pernah berangkat kesana hehe. Nah setelah melewati trek tersebut ke pos 7 itu sudah tidak jauh lagi ,yah kurang lebih sekitar 15 menitan lagi lah,oh ia jangan lupa siapkan buff banda jika kalian sudah memasuki trek pos 6 pos 7 karena jika musim kemarau trek akan bedebu , mengingat areal nya yang sudah terbuka jadi tidak lembab tanahnya. Dari pos 6 ke pos 7 itu jaraknya kurang lebih sekitar 45 menitan lah bahkan bisa sampai 1 jam kalau kita santai mah.
8.       POS 7 SAMYANG JAMPANG  ( AREA CAMP TERAKHIR)
Dipos 7 ini biasanya menjadi opsi terakhir bagi para pendaki untuk mendirikan tenda jika di pos 5 sudah penuh, disini juga terdapat bangunan shelter.  Arealnya yang sudah terbuka  sehingga pemandangan nya sangat jelas menghadap ke seletan , jika sore menjelang senja, disini menjadi paporit pendaki untuk berfhoto-fhoto ria , biasan sinar matahari di sore hari biasanya akan terlihat merah merona , jingganya menjadi perburuan.  Jika memang sedang bagus cuacanya , tidak hanya suasana senja yang indah tapi hamparan awan putih akan Nampak terlihat indah, dari segi ketinggian ,kurang lebih sekitar  3100 mdpl lebih, lebih dari puncak Gn. Ciremai atap jawabarat.

fotret senja di camp 7

·         SUMMIT  ATACK KE PUNCAK GN. SLAMET
Jika lokasi camp kalian berada di pos 5 sumber air, summit ke puncak Gn. Slamet akan jauh lebih lama dibanding kan dengan yang berada di pos 7, tapi jika kalian berada di pos 7  bisa di tempuh dengan jarak perjalanan sekitar 3 jam saja , untuk persiapannya seperti biasa saja , jangan lupa membawa air panas saat sebelum melakukan summit attack dan cemilan untuk nanti di puncak , kopi mungkin jika kalian ingin masukan saja ke daftar perbekalan ,masa iya di puncak tidak menikmati segelas kopi, walau saya dulu tidak sempat karena cuaca di atas memang sedang tidak bersahabat.
Kalian bisa memulai perjalanan sekitar pukul 4 subuh dari pos 7 , jangan lupa perlengkapan ke amanan seperti jaket dan celana trekking yang tidak mudah di tembus dingin harus kalian gunakan,dan juga  jangan lupa untuk tetap menggunakan buff atau masker ,jika kondisi nya musim kemarau akan sangat berdebu ,dan biasanya angin sudah terasa kencang karena areal dari pos 7 sampai puncak itu sudah terbuka, hanya beberapa ratus meter saja dari pos 7 sampai pos 8 yang masih agak tertutup, jika sudah sampai di pos 8 sampai seterusnya areal benar – benar terbuka, focus kalian juga harus benar-benar di perhatikan saat berada di jalaur ,terlebih ketika sudah melewati POS 9 PELAWANGAN BATAS VEGETASI dari sana trek yang akan kalian jumpai bukan lagi tanah ,melainkan trek bebatuan dan berpasir kasar, tetap memperhatikan pijakan kalian dan team kalian, jangan sampai terpecah belah, usahakan leader yang memimpin sudah mengetahui trek pendakian dan sweaper yang mengawal di belakang di usahakan orang-orang yang kondisi fisiknya di atas rata-rata rombongan ,karena biasanya sweaper selalu menemani anggota team yang sudah kelelahan dan dia juga mengawal dan menentukan kuat atau tidaknya anggota team yang lemah bisa sampai puncak, disini kordinasi anatar anggota benar-benar di perhitungkan,
ini momen saat di bantai dingin

Dari batas vegetasi sampai puncak itu berjarak tempuh sekitar 2 jam perjalanan, kadang juga bisa lebih lama dan lebih cepat, tergantung kondisi tubuh seseorang. Beberapa puluh meter sebelum top puncak disana trek sudah semuanya berbatu dan pergerakan angin juga lebih cepat ,tergantung kondisi cuaca saat itu,

Setelah melewati trek tersebut sampailah kalian di top puncak Gn. Slamet  dengan ketinggian 3428 MDPL ,disana akan terdapat tulisan plang puncak Gn. SLAMET yang terbuat dari Plat sheng dan plat yang berbentuk Gunung seperti di pewayangan.



puncak gunung slamet jawa tengah


rahma daniyah puncak gn.slamet (cerita para pejalan)














puncak gunung selamet jawa tengah









trek sebelum puncak gn slamet, (cerita para pejalan)


















puncak gunung selamet































silahkan berfoto-foto ria jika kalian sudah sampai puncak yah, jangan lupa untuk turun karena di atas dingin hihi,
perbanyak stok foto buat amunisi di lain waktu, biar bisa di updload satu satu hihi,
mungkin sekian untuk informasi seputar pendakian Gn. Slamet jawa tengah , dari mulai estimasi perjalnan dari basecamp sampai puncak. semoga bermanfaaat dan bisa membantu
trimakasih sudah bersedia membaca . salam petualangan .salam rimba dan salam lestari
baca juga


Saturday, 24 February 2018

MUNUJU SURGA TERSEMBUNYI GN,SEMERU

MUNUJU SURGA TERSEMBUNYI GN,SEMERU

keindahan danau ranu pane gn semeru ( sumber fhoto google)

Setelah lumayan beristirahat , sekitar pukul 4 shubuh saya bangun, Nampak saat itu dani pun sudah bangun juga, entahlah dia sudah bangun atau memang tidak bisa tidur, karena bisa dibilang lumayan cukup dingin,
Saat itu saya belum tau jam  berapa itu, saya mengira saat itu pukul 5 pagi lebih lah, karena memang suasananya sudah terang, dan Nampak ada beberapa orang juga yang sudah berada  pinggir danau ranu pani, yang kelihatanya sedang memancing, setelah shalat subuh, baru tau saya kalau saat itu baru jam 4 subuh, itupun setelah saya bertanya sama dani karena memang saya tidak menggunakan jam tangan, danipun memberitahu kalau saat itu masih jam 4, saya sedikit tidak percaya, keadaan jam 4 subuh masa iya sudah seterang ini kata saya, setelah dani memperlihatkan jam berapa itu, baru saya percaya, seketika saat itupun saya tertawa , karena biasanya kan jam 4 di tempat saya garut bisa dibilang  masih sangat gelap, kata danipun memberitahu letak  letak geograpis jawa barat sama jawa timur kan berbeda, jelas perbandingan cuacanya juga agak berbeda, termasuk dari terbit dan terbenamnya matahari, setelah itu saya baru saya sada, singkat cerita, setelah disakasih tau dani, sayapun pergi ke tenda untuk mengambil peralatan masak, dan memasak air panas untuk menyeduh kopi, karena sangat sayang jika terlewat begitu saja tanpa secangkir kopi, berlanjut lah obrolan kita sambil menikmati kopi, tak lama teman teman di tenda pun bangun , satu persatu keluar dari tenda,perbincangan pun makin hangat se irama dengan sinar matahari yang perlahan merambat menyelinap masuk ke balik kabut tebal yang tak begitu pekat dipagi itu,
Tak lupa juga kita sempatkan untuk berpoto poto dulu, untuk mengabadikan momen kebersamaan, sambil bercanda canda,karena kami tak lupa membawa kamera yang sudah disiapkan sebagai penyimpan momen,

Sekitar pukul 6 pagi lebih, kita pun menyempatkan untuk mengisi perut terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan,
Setelah selesai sarapan, kita  langsung packing ulang peralatan yang sempat dikeluarkan semalam,barulah sekitar pukul 8 pagi, setelah pos pendaftaran dubuka, teman saya mba april sama mas maru, langsung bergegas melakukan registrasi ulang di pos,
Setelah  itu kitapun pergi ke satu ruangan yang berada di bawah pos pendaftaran, yaitu ruang breping, ruangan yang sengaja di sediakan oleh para ranger dan pengurus balai taman nasional bromo tengger semeru (TNBTS) untuk memberikan pengarahan kepada para pendaki yang akan berangkat mendaki ke gunung semeru ,dari mulai rute perjalanan, pos pos di perjalanan, peraturan adat/kepercayaan setempat,,titik rawan hewan atau titik perlintasan hewan buas, hingga rute menuju puncak mahameru, ,itu benar benar di berikan dengan detail oleh mereka disana, supaya pendaki bisa lebih berhati hati, bisa lebih menjaga diri dan team,menjaga apa yang menjadi kepercayaan ada istiadat warga setempat,dan terutama menjaga kebersihan,,
Setelah selesai diruangan tersebut, kitapun bersiap siap untuk berangkat ,tak lupa kita berdo’a terlebih dahulu untuk  meminta keselamatan pada allah swt  agar kita bisa selamat sampai pulang kerumah masing masing,
Setelah selesai  berdo’a berangkatlah kita menuju titik camp pertama di daerah DANAU RANUKUMBOLO,

PERJALANAN MENUJU DANAU RANU KUMBOLO
Dari ranu pani sampai danau ranu kumbolo, itu berjarak kurang lebih sekitar 10km, dengan melewati beberapa pos pendakian, jarak hitungan jam antar posnya tidak menentu , yah kurang lebih 1-2 jam dari satu pos ke pos yang lainnya, saat itu saya berangkat sekitar pukul 9 pagian,
Perjalanan menuju pos 1 tidaklah sulit karena memang treknya bisa dibilang tidak terlalu susah seperti di trek pendakian pada umumnya,terbilang landay lah, saat itu yah masih terasa lelah lelah perkenalan ,belum lelah yang sesungguhnya hehe,
Perjalanan Menuju pos satu itu kurang lebih sekitar 1jam, setengahan lah, dengan perjalanan santai karena kita masih pemula,
Tiba di pos 1 itu kurang lebih sekitar pukul 10:00an, kita beristirahat dulu sebentar kurang lebih sekitar 20 menitan,sambil merokok,karena kebetulan saya peroko,kecuali kang alif dia nge vave soalnya  , setelah rokok habis, kita pun bergegas kembali menuju pos 2,
Naaah dari sini mulai lah lelah perlahan menjalar meraba tubuh, kebetulan cerrier yang saya bawa berukuran sekitar 85 ltr pull pack, dan 1 daypack di depan, karena memang logistic kita bawa banyak,yang penting tidak sampai kekurangan,jadi tidak apa apa cape di jalur juga,
Perlahan kaki mulai terasa keram di sebelum tiba pos 2, yah kira kira sekitar 10 menitan lagi menuju pos 2, istrihat saja yang saja banyakin, supaya tidak terlalu parah sambil saya urut perlahan,
Sekitar pukul 11 siang lebih saya tiba di pos 2, kita pun kembali beristirahat ,malahan teman saya kang alif sempat menelpon istrinya yang berada di bandung, karena kebetulan ada singal  buat nelpon. Selagi nunggu dia nelpon saya urut urut lagi kaki saya supaya tidak terlalu tegang,hanya untuk pelemasan otot saja tidak pada urat uranya,,ketika sedang  mengurutu kaki, tak lama ada seorang anggota TNI datang dan beristirahat, sambil saya sapa dia, biasa basa basi ala pendaki sudah tau lah hehe,  kebetulan dia datang sendirian ,disana tidak terlalu banyak mengobrol sih karena ketika dia datang saya sudah agak lama beristirahat , kemudian saya pamit untuk kembali melanjutkan perjalanan menuju pos berikutnya yaitu pos 3,


watu rejeng gunung semeru
Setelah kurang lebih 30-40 menitan saya berjalan bersama teman teman, sesampainya di watu rejeng, sekitar 500 meter dari pos 2, saya bersama teman teman memutuskan untuk beristirahat kembali, karena sudah memasuki jam makan siang di perjalanan, saya keluarin alat masak dari tas cerrier saya, mba april mengeluarkan logistic mas maru kebetulan dia membawa kursi lipat mini,dia keluarkan juga untuk sekedar duduk duduk manja he, kang alif, seperti biasa dia mengeluarkan vavening nya, sambil menunggu air matang, kita ngobrol ngobrol saja ,banyak juga orang lalu lalang, dan lebih banyak seperti anggota polisi, rombonganya banyak banyak juga, dan ternyata saat itu kita naik pas bertepatan esok nya hari sumpah pemuda ,dan kebetulan pemerintah lumajang, polres lumajang kodim lumajang dan satuan dinas lainya ,mengadakan hari jadi sumpah pemuda di ranu kumbolo,barulah saya ngeuh pantesan banyak orang orang yang naik seperti anggota yang lewatin kita,
Tak lama teman kita dani dan rombonganya tiba juga di pos 3,dan ikut beristirahat bareng bersama kita, sambil berbincang bercanda sembari menghilangkan rasa lelah, tak lama kemudian seorang anggota TNI yang sempat bertegur sapa di pos 2 ,baru sampai, sempat berhenti dalam ke adaan berdiri sambil mengobrol dengan saya, tak lama saya paksa beliau untuk duduk bergabung dengan kita, akhirnya yah makin rame, tak lama kemudian setelah air sudah panas, kopipun tersaji, akhirnya perbincangan di bawah lereng terjal waturejeng dengan suasana yang sedikit ramai dengan gelak tawa makin terasa hangat, akhirnya perkenalan dimulai dengan bpk tentara tadi, beliau bernama bpk,Agus ,anggota kesatuan KODIM LUMAJANG, ternyata secangkir cerita memang sudah siap tersaji di waturejeng untuk kita, banyak perbincangan yang menarik dan bermanfaat yang saya tanggap dari beliau,terutama dari pengalaman pengalaman ketika dia tugas dulunya,  saking asik nya perbincangan kita lupa ternyata mie rebus sudah matang dan siap santap, mba april sudah memasakan mie  buat kita ,sedari kita semua asik berbincang dan bercanda,
Akhirnya makanlaaah dengan lahap hihi, makan rame rame kita, dan setelah selesai makan,kitapun kembali bercanda canda sambil mengunggu makanan turun keperut hhe,
Saat itu kita beristirahat lumayan cukup lama ,kurang lebih 1 jam lah ada,, saat itu Pk,Agus berangkat duluan, kita mah sih barudak santei hehe,setelah semua perlengkapan di packing ulang, tak lama kitapun bergegas berangkat melanjutkan perjalanan menuju pos 3,
Nah dari pos 2 ke pos pos berikutnya,perjalanan menjadi terasa lebih lama, biasa kaki saya kembali keram, malah bertambah,kejang otot juga ,parah kan , saat itu memang ada yang salah dengan celana yang saya kenakan,dan beban yang saya bawa, saat itu saya memakai celana jeans robek robek yang sudah agak ketat, dan beban yang saya bawa sudah melebihi batas yang biasa saya bawa ketika mendaki,  celana jeans memang tidak di anjurkan untuk dipakai ketika mendaki, karena mengingat dari segi safety prosedur pendakian,itu tidak di anjurkan, karena jeans mengandung bahan yang lumayan keras, untuk standa kemananannya di anjurkan memakai celana yang berbahan lentur dan mudah menyerap keringat atau berbahan QUICK DRY /cepat kering,  tapi yah kembali lagi ke kenyamanan pemakayan pribadi, kebetulan saya suka memakai jeans saja kalau mendaki, tapi perhitungan ke amanan tetap saya pakai, dan hanya pada ketinggian tertentu saja ,itupun hanya untuk perjalanan, untuk tidur saya menggunakan celana berbahan polar biar badan tetap hangat, yah seperti yang di anjurkan saja, kembali ke tofik,
Ketika kaki saya sudah terasa makin parah, saya selalu berhenti lalu kemudian melepas sepatu dan kemudian mengurut perlahan untun pelemasan dan memperlancar aliran darah yang sempat tertekan , setelah merasa baikan,saya pun kembali melanjutkan perjalanan,
Setibanya di pos 3 ,saat itu pendaki memang cukup ramai, saya beristirahat kembali disana, dan tak lama hujan turun yang lumayan cukup deras, kebetulan di pos 3 ada shelter kecil,yah muat lah beberapa orang disana, saya pun ikut masuk kedalam sambil plangak plongok dengerin yang ngobrol pake bahasa jawa, kalau teman saya kang alif dia paham dan ngerti, karena dulunya pernah lama tinggal di malang waktu dia mesantren. Dia hanya ketawa ketawa saja sambil ledekin saya yang gak paham, kadang kalau saya sudah jengkel,saya nanya pendaki yang berasal dari daerah jawa dengan bahasa sunda tanpa bahasa Indonesia sedikitpun, dan mereka menjawab pake bahasa jawa, ibarat ayam ngobrol sama monyet ,kayak nyambung padahal mah gak tau kemana arahnya ,mereka pun ketika menjawab sambil tertawa juga,,yah kita sama sama paham lah,dalam keadaan cape otak manusia itu daya pikirnya menurun dan tingkat emosionalnya lebih tinggi,makanya dibawa becanda saja ketika diperjalanan itu,
Dan ketika hujan reda kita langsung berjalan kembali, sebelum jalan,saya sempat bertanya, tanjakannya sepanjang apa dan tingkat kemiringannya seberapa,sama teman saya mba april, kata dia kurang dari 50 meter panjangnya dan tidak terlalu curam juga,
Karena saat itu kaki saya memang sudah tidak bakalan kuat lama jika harus berjalan ditanjakan dengan durasi yang lama, dan alhamdulilahnya tanjakan yang saya lewati memang tidak lebih dari 50 meter, namun saya juga melewatinya entah berapa menit, Karen 3,4  langkah saya jalan, kaki saya gemetar dan terasa mau keram, dan kembali berhenti, ketika di tengah tengah habis lah saya di jahilin sama bpk bpk polisi yang kebetulan saat itu ada orang tasik, nanyain kaki saya yang gemeteran dan bentar bentar behenti, saya jawab ajah sambil selengean , saya hanya sedang menikmati perjalanan saja pa, ini kaki mah emang saya lagi berimajinasi mendengarkan music, kan music  box saya tadi jatuh di jalan, mendengar saya ber alibi seperti itu mereka makin jadi tertawanya sambil bilang “ kehed kehed, bisa wae maneh” , sambil tertawa tawa kita berjalan pelan pelan, dan ternyata mereka sendiri pun sudah kelelahan,dan saya menjadi korban tawaran mereka, biasa mereka cape nawarin kesaya  istrahat ,padahalmah mereka kecapean hahaa,
Kurang lebih 20 menit saya  lewatin tanjakan itu ,terlama lah pokonya, dan Alhamdulillah setelah tanjakan itu jalan pun perlahan menurun, dan taklama kemudian hujan pun mulai turun , kondisi tubuh yang sudah terasa sangat lelah kembali menjadi bersemangat, apalagi ketika remang remang penampakan danau yang sebelumnya hanya ibarat dongeng pengantar tidur buat saya, bisa saya saksikan langsung, perlahan perlaham makin terlihat dan benarlah ada nya ciptahan tuhan yang satu ini memang luar biasa indahnya, saat itupun semangat makin menjadi, rasanya ingin cepat sampai,tapi yah apa daya meskipuun semangat menggebu kalau fisik sudah melehoy  mah jalan mah sama ajah,pelan booos capee haha,,tapi setidaknya jalan tidak terlalu lama saya, teman teman saya pun sudah jauh di depan, karena memang saya suruh mereka untuk terus jalan saja ,karena kalau bareng saya ,akan lebih lama ,kasihan mereka yang masih kuat bisa ikutan melemah, tapi saya juga tidak sembrono, karena mentang mentang cape, istirahat se enaknya, tidak lah,jalan saja walau pelan ,tak perlu berburu buru yang penting sampai,itu saja moto say amah hehe,
Ketika sampai di pos 4 di mana bisa melihat pemandangan danu ranu kumbolo dari atas tanpa terhalang sedikitpun dan langsung  ,wih indahnyaa, saat itu mas maru dan mba april masih di shelter menunggu saya, kang alif terus lanjut menunggu di bawah turunan ranukumbolo,
Tak lama kamipun kembali jalan dengan irama langkah yang lebih santai,bukan karena paktor kondisi, tapi lebih ke menikmati tapi tak lama cerita kembali seperti saat di tanjakan pos 3 haha,
Diturunan rakum(ranu kumbolo) yah kurang lebih 20 menit juga sama saya turun disitu, turun itu padaha, kaki saya masih ngerasa keram juga, mungkin karena factor turunan, beban yang di topang kaki pun 7x lipat dari sebelumnya ,yah wajar kalau lebih lama mah hehe, nampak kang alif sudah menggu dibawah sambil tertawa melihat pergerakan saya ketika turun, lama ,sering jatuh lagi,karena sepatu yang saya gunakan kebetulan alasnya yang menahan licin di batu bukan di tanah, yah ketemu tanah  basah ketawa ketawa yang ada ,jatuh nya sering hehe,

danau ranu kumbolo gunung semeru ( sumber fhoto google)
Saat itu  ketika kita sampai di DANAU RANU KUMBOLO, kira kira pukul 4 sorean lah, terbilang waktu yang lama memang, yah mau gimana lagi kondisi badan yang tak mendukung, tetapi yang terpenting kita selamat sampai lokasi camp,
Saat itu Nampak di bibir danau ranu kumbolo terlihat dari kejauhan sudah sangat ramai, tenda para pendaki pun sudah berjejeran seperti perkampungan saja, ragam rupa warna dari tenda tenda yang berdiri menambah suasana menjadi semakin menarik,dan asik, walaupun saya tidak terlalu suka dengan tempat tempat yang terlalu ramai, tapi yah ini bukan di KOTA, ini gunung, dimana secara tidak langsung tingkat social setiap individu menjadi lebih tinggi, tegus sapa selama diperjalanan dari berangkat hingga pulang tak pernah putus, tawar menawarkan antara satu dan yang lainya bukan hanya sekedar basa basi atau ajakan semata,walaupun hanya secangkir kopi yang di sajikan,itu benar benar mereka ingin kita ikut menikmati apa yang sudah mereka bawa, merasakan bersama sembari bertukar cerita, entah itu asal ataupun seputar pengalaman yang pernah di lalui di tempat tempat lain, dan itu terjadi bukan hanya di semeru saja, bukan hanya di satu tempat saja, disetiap tempat yang dimana mereka harus mengeluarkan extra tenaga ,fikiran dan lain sebagainya untuk bisa mencapainya, itu pasti akan terjadi dan sejatinya seorang manusia harus berbuat seperti apa itu akan terjadi disana dan akan Nampak siapa yang lebih lemah dan siapa yang paling kuat siapa yang paling bertanggung jawab siapa yang hanya memikirkan isi perut sendiri, dan siapa yang lebih perduli terhadap yang lainya,meskipun itu bukan bagian dari anggotanya.
Itulah alasan kenapa saya selalu ingin melakukan perjalanan yang selalu membutuhkan waktu waktu lama, karena saya bisa belajar dari setiap tempat yang akan dan sudah saya kunjungi,.
Ketika di ranukumbolopun itu saya rasakan,tegur sapa dari teman teman yang sudah berada disana, menawarkan secangkir kopi untuk sekedar penghangat badan, karena memang cuacanya cukup dingin disana,,makanya ketika sampai kita langsung saja bergegas mendirikan tenda untuk beristirahat, dan berganti pakayan yang sudah basah ketika terguyur hujan pas di perjalanan, setelah tenda siap kan lebih leluasa kita jika ingin melakukan aktivitas, begitupun kami saat itu, seperti biasa memasak air panas, membuat secangkir kopi, lalu merokok sambil menikmati suasa, dan tak lupa juga untuk masak he,
Tapi alhamdulilah ketika disemeru yang lebih sering megang kompor mba april teman saya, rasanya merdeka jauh dari kompor itu,karena keseringan setiap naik gunung pasti selalu urusan dapur,entah lah hhiihi,
Sembari menunggu makanan siap santap, saya pergi mencari teman saya tadi Pak,Agus,yang ketika di perjalanan sempat berbincang bincang dengan kami, sekitar pukul 7 malam saya mencari dia ke shelter yang ada di ranukumbolo,,saat itu didalam penuh dengan beberapa anggota TNI yang sedang istirahat dan sebagian porter yang sedang asik bercanda ria, akhirnya ketemu sama beliau, sayapun mengajaknya untuk mampir ke tenda saya,
Yaah untuk kembali melanjutkan obrolan yang sempat tertunda lah , setibanya ditenda obrolan pun makin hangat, dan tak lama kemudian, makanan pun sudah siap untuk di santap, ya sudah kita kembali makan rame rame he,karena lebih nikmat rasanya jika rame rame,
Setelah selesai makan kembali lagi kekopi sambil merokok juga, hingga tak terasa sudah 2 jam kita bercerita,
Sekitar pukul 9 malam Pak,Agus pamit untuk beristirahat, dan kita pun segera beres beres peralatan dan merapihkannya, setelah selesai tak lama kang alif,mas maru dan ,mba aprilpun masuk tenda, tinggal saya sendiri di luar headlam tetap saya nyalakan, dan sempat mengambil apa yang sudah saya persiapkan sedari berangkat menuju tempat ini,kayu kayu untuk saya ukir, sempat membuat beberapa ukiran salah satunya kalung yang memang sudah direncanakan untuk membuatnya, sekitar pukul 11 malam baru selesai, barulah saya juga merapihkan kembali peralatan saya, dan mengambil sleping bag saya ditas,
Matras sengaja saya simpan diuar ,saya rapihkan ponco yang didepan tenda ,untuk menutupi atap, karena kebetulan saya pengen tidur diluar, jika masuk pasti gerah,sempit soalnya he,
Tak lupa juga bagian kepala ponco saya taro di atas muka saya, jadi buat persiapan ketika hujan turun air langsung ke muka saya dari lubang itu,
Alhamdulilah nyenyak karena kebetulan suhu di sana sedang bersahabat,tidak terlalu extream, tapi jam 4 subuh saya pindah ke dalam karena muka saya kena tetesan embun yang saya kira air hujan,hee
Melanjutkan tidur di tenda lah akhirnya sampai pagi,
 (klik disini untuk halaman selanjutnya)


Thursday, 18 May 2017

karacak valley pilihan terbaik untuk berlibur di dekat kota garut

karack ketika malam hari : sumber fhoto @dikdik_kuncoro
Selamat pagi,siang ,sore atau malam para traveller, para pecinta liburan, jika sedan berada di kabupaten garut , sempatkanlah untuk berkunjung ke tempat yang satu ini gengss, tempat liburan yang menarik untuk sekedar menghabiskan libur akhir pekan kalian bersama keluarga, teman dan kerabat kalian,
kalian bisa mencoba nya ke karacak, sebuah tempat wisata yang lagi ngehits di kabupaten garut, dengan pesona hutan pinus dan air terjun di dalamnya,


Karacak valey berada di Ds/Kel, Margawati, Kec, Garut kota,
Karacak valley di kelola oleh warga sekitar dan pemerinta setempat yang bekerja sama dengan pihak perhutani, karacak valley mulai dikolola pada pertengahan 2016 kemarin, tempat ini juga merupakan alternatif wisata di daerah garut yang dekat dengan perkotaan, disini terdapat curug atau air terjun , camp ground juga, dan merupakan daerah dengan hutan pinus didalamnya, jadi sudah bisa dibayangkan betapa indahnya tempat ini,
Utuk kalian yang suka berkemah ,malas untuk pergi ke gunung ,kalian bisa menjadikan tempat ini sebagai alternatif tujuna liburan kalian untuk bersantai bercengkrama bersama keluarga dan teman teman kalian,
foto by +Retsa Agustin  (ig @retsaagustin)
salaah satu spot di karacak
Lokasinya yang dekat dari perkotaan dan aksesnya juga sangat mudah untuk di akses, dari garut kota itu berjarak sekitar 45 menitan atau bisa sampai 1 jam perjalanan, jika menggunakan kendaraan pribadi bisa 30menitan lah,
Untuk kendaraan umum kalian bisa menggunakan Angkot 01/02 atau jurusan terminal guntur- sukaregang,sukadana, dan berhenti di pangkalan ojeg margawati, dari sana kalian bisa melanjutkannya dengan menggunakan jasa ojeg, untuk ongkos angkot, itu hanya Rp.5000 saja ,dan Ojeg Rp,20,000 , agak lebih mahal karena lumayan jauh jalan menuju parkirannya,
Untuk biaya masuknya itu  hanya Rp.10,000/orang  jika kalian mau berkemah atau camping, ada tambahan sebesar Rp,5000, jadi total Rp15000 untuk camping, untuk spot camping ,kalian bisa memilih sendiri , mau di camp groun atau mau di atas yang langsung menghadap ke arah gunung Cikuray ,Papandayan dan Guntur,
@dikdik_kuncoro
 pada malam hari kalian bisa melihat indahnya taman kota garut. deretan kelap kelip lampu di kota garut bisa kalian saksikan dengan jelas, sembari menikmati secangkir kopi bersama teman sejalan kalian, sudah bisa terbayang kan bagai mana serunya,
jadi jangan sampai dilewatkan begitu saja, atur sehari lebih lambat jadwal pulangnya gengs,
di Garut itu banyak tempat tempat menarik yang wajib kalian kunjungi, sayang jika hanya main di satu tempat saja,
tunggu apalagi packing alat tempur kalian gengs,
salam liburan, salam petualang dan salam bahagia dari saya,
selamat berlibur di kota garut


Baca juga :


pendakian Gunung Cikuray via jalur Pamalayan Bayongbong

selamat pagi ,siang ,sore, atau malam buat kalian para pecinta petualangan , para pejalan, yang sedang mencari informasi tentang pendakian Gn,Cikuray via Pamalayan bayongbong,
kalian mungkin sudah tak asing mendengar tentang kabar trek pendakian di gunung cikuray yang lumayan bikin lutut selalu menyapa dagu he, ada yang bilang treknya extream lah apa lah, itu tergantung siapa yang menyikapinya sih,
mengenai jalur pendakian di gn cikuray yang baru baru ini banyak bermunculan dan merupakan jalur pendakian dengan trek baru,
ada beberapa lah , tapi  sekarang yang akan saya sampaikan mengenai jalur pendakia via Pamalayan bayongbong,
sebelumnya saya pernah membahas tentang informasi pendakian gn.cikuray via jalur pemancar , jika kalian ingin membacanya silahkan bisa di lihat di sini,
jalur pendakian ini terletak di desa pamalayan kec,bayongbong, searah menuju ke jalur pendakian gunung papandayan cisurupan,
jika kalian membawa kendaraan pribadi , kalian bisa mengarahkannya menuju arah cikajang cisurupan, searah menuju gunung papandayan, kurang lebih sekitar 40 menitan dari arah garut,
sebelum kec cisurpan tepatnya setelah masjid alun alun bayongbong, kurang lebih sekitar 100 m ada pertigaan gang di sebelah kiri , nah kalian bisa mengarahkan kendaraan kalian ke arah situ, dari situ kurang lebih sekitar 1 kg jauhya . disebelah kiri jalan akan ada gang masuk , kalian bisa masuk ke situ kurang lebih sekitar 10 menit dari sana setelah tanjakan akan ada pertigaan ,kalian bisa mengambil arah kiri, dari sana sudah tak terlalu jauh sekitar 200m jaraknya kalian sudah bisa sampai di warungnya umi, di sebelah kanan jalan, nanti akan ada plang pemberitahuan jalur pendakian,
kalian bisa memarkirkan dan menitipkan kendaraan kalian disana,
jika kalian menggunakan jasa transfortasi umum, kalian bisa menggunakan angkutan umum angkot jurusan terminal guntur –pasar anir, warna kuning dengan palet kuning di atasnya,
untuk tarif ongkosnya itu hanya Rp,10,000 sajal, nanti kalian bisa minta berhenti di pangkalan ojeg setelah alun alun, jalan pertigaan menuju kec, cigedug, masih sama dengan rute tadi di atas,
dari sana kalian bisa melanjutkan dengan menggunakan jasa ojeg yang tersedia disana, jangan lupa bilang ke mamang ojeg nya , untuk di anter ke pos pendakian jalur pendakian pamalayan, jangan sampai tidak, karena disepanjang rute itu , ada beberapa jalur pendakian lainnya , ada jalur cinta nagara,  pabrik, taapak gerot,dan dari cikajang,
untuk ongkos ojeg, cukup membayar Rp,20,000/orang ,
setelah sampai di pos pendakian , kalian bisa beristirahat sejenak sambil mengurus surat ijin mendaki ,
untuk tiket masuk nya, di jalur pendakian via pamalayan ini dikenakan tarif sebesar Rp, 25,000/orang dipos pendaptaran,
itu hanya sekali bayar saja, dan setelah itu tidak ada pungutan lagi,
sedikit informasi tambahan “mengenai tarif masuk jalur pendakian pamalayan dengan biaya sebesar Rp,25,000, itu di bagi menjadi 2, sebagian untuk pemeliharaan air, dan sebagian lagi untuk pihak pengelola,”
di jalur pendakian pamalayan ini dibagi menjadi 7 pos, dan untuk sumber air ada di pos 2 , sebelah kiri jalur,
dari antar pos ke pos lainnya yang paling jauh itu menuju pos 2 sumber air, dan merupakan ladang warga di sepanjang jalur nya,
dan untuk kalian yang mencoba mendaki lewat jalur ini, di harapkan untuk tidak merusak,mengambil di larang pertanian milik warga, jika mau sayur sayuran, bisa memintanya ,warga akan lebih senang sekali,
perhatian ini saya sampaikan mengingat beberapa waktu ke belakang, banyak oknum pendaki yang secara tidak sopan berjalan di lahar pertanian warga ,padahal ada jalur yang sudah di sediakan,
untuk total perjalanan normalnya, dari pos 1 sampai puncak itu jika yang sudah terbiasa,itu tidak terlalu lama, hanya sekitar 4-5 jam saja, tetapi jika kita mengambil santai , bisa sampai 8 jam bahkan lebih lama,
diharapkan untuk tetap berhati hati, karena di jalur ini , trek menuju puncak itu tergolong lebih terjal, jadi jangan kaget jika dagu dan lutut kalian saling bersapa satu sama lain hehe,
oh ia kesimpulan akhir untuk total biaya masuk trek pamalayan ini sebesar Rp,55,000 ,jika di rincikan mungkin seperti ini
  • Angkutan Umum Angkot Rp, 10,000
  • Ojeg Dari Pertigaan Sampai Pos Rp,20,000
  • Biaya Registrasi Pendaftaran Rp, 25,000


Mungkin itu saja informasi yang bisa saya sampaikan mengenai tiket masuk jalur pendakian via pamalayan bayongbong ini, jika ada kesalahan dalam informasi yang saya sampaikan mohon untuk di beritahu,
Informasi yang saya sampaikan berdasarkan informasi yang saya dapatakan di lapangan,
Semoga bermanfaat untuk kalian yang sedang membutuhkan informasi ini,
Tetap utamakan keselamatan ,jangan lebih mementingkan sebuah pengakuan, itu tidak penting,
Dan tetap “Bawa Turun Kembali Sampah Dan Nyawamu “
 salam petaulagan salam lestari dan salam bahagia

Baca juga :

Sunday, 14 May 2017

LEUWI TONJONG & CURUG CI BADAK CIHURIP SURGA TERSEMBUNYI DI GARUT SELATAN

selamat pagi,siang ,sore atau malam buat kalian para petualangan,
masih tentang keindahan alam kabupaten garut,
daerah yang terkenal dengan makanan khasnya yaitu Dodol , dodol garut sudah terkenal se antero nusantara, dan meupakan daerah dengan   produsen jaket kulit terbaik di indonesia,
tapi bukan itu tofik pembahasaan saya kali ini, oke dodol dan jaket kulit maupun domba garut kita simpan dulu di pinggir, itu sudah sangat terkenal,
kali ini saya akan membahas tentang informasi tempat wisata yang lagi hits di garut, yang unik dan asik, yang wajib kalian kunjungi tentunya, barangkali kalian sedang berkunjung atau berlibur di derah dengan julukan kota intan dan swis van java ini,, kalian bisa mencoba alternatif  tempat wisata yang satu ini,atau 2 mungkin yah hee,
yang berada di daerah kabupaten garut sektor selatan, salah satunya di Kec, Cihurip,
sebuah kecamatan yang berada di daerah pelosok garut yang meupakan daerah dengan kontur pegunungan, Kec,cihurip berjarak sekitar 65km dari pusat kota garut,aksesnya tidak terlalu mudah untuk di jangkau , tapi tidak seseram itu, dengan kontur daerah pegunungan kalian justru akan di suguhkan dengan pemandangan yang sangat luar biasa indahnya, dengan udara yang sangat sejuk khas pegunungan,
di kec, cihurip ini sebenarnya banyak tempat tempat yang berpotensi menjadi tempat wisata yang tak kalah keren dengan tempat tempat wisata lainnya, namun kali ini saya hanya akan membahas 2 tempat saja , yang sudah terkenal dan lagi hits di garut, jika ada pertanyaan kenapa hanya 2 tempat saja ,katanya banyak? ,jawaban saya, yah memanga banyak tempat tempat indah keren dan luar biasa di sini, tetapi statusnya masih tersembunyi belum ada pihak yang bersedia untuk mengelolanya, mereka bukannya tidak mau ,yah mungkin ada hal lain yang lebih utama, masalah membuka tempat wisata itu perkara mudah buat saya pribadi, yang susah itu menumbuhkan rasa sadar wisata kepada masyaraktnya, itu yang lebih sulit di laksanakan, makanya dari pada saya memposting mempublikasikan tempat yang masih di jaga oleh masyarakt setempat,saya mending mencari tofik pembahasan lain, dari pada harus merusak tempat orang he, berniat baik tidak selalu berkahir baik.
baiklah langsung saja, tofik kita kali ini yaitu mengenai Wisata Alam Leuwi tonjong dan Wisata alam Curug Cibadag/cibadak Cihurip Garut.

1. LEUWI TONJONG CIHURIP,
sumber ig @maman_lahek
Kata LEUWI di ambil dari bahasa sunda, dalam bahasa indonesia itu berarti sebuah genangan air yang tenang tapi dalam, biasanya diterdapat di setelah air terjun tapi tidak tinggi, dan hanya didapati di sungai saja, kalau untuk sungai dalam bahasa sunda itu di sebut WAHANGAN, dalam ukuran sekala besar sungai disebut wahangan, jika sekala kecil di sebut SOLOKAN.
leuwi tonjong ini berada di daerah kampung rentog, Ds, jayamukti ,Kec, Cihurip, Kab, Garut, jawa barat, ( masih zona selatan garut).
tempat ini mulai di buka pada pertengahan tahun 2016 lalu, karena ramai di perbincangkan di publik ,banyak yang berkunjung ke tempat ini, hingga akhirnya warga setempat memutuskan untuk mengelola tempat ini, untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan,seperti kerusaka lingkungan, dan supaya bisa lebih tertata lagi ,sehingga saat ada pengunjung ke sana bisa lebih mengarahkan untuk tidak melakukan hal hal yang di anggap negatif,
untuk biayanya relatif cukup murah yaitu hanya Rp.15,000 saja,
keunikan dari tempat ini yaitu , persis sungainya di belakang leuwinya itu di apit oleh 2 tebing yang sangat tinggi, kira kira tingginya sekitar 90m,dan membuanya begitu menarik dan unik,selain itu air disini tergolong sangat bersih karena faktor lingkungan yang masih merupakan daerah pegunungan ,dan air yang mengalir kesini pun langsung dari hutan,jadi sudah pasti sangat bersih, warna nya yang biru membuat mata menjadi enak saat melihatnya, sehingga banyak orang yang berkunjung ketempat ini,
alasannya cukup beragam dari yang bilang penasaran dengan tempatnya sampai yang hanya sekedar menambah koleksi foto mereka di galeri ,untuk di upload di sosmed nantinya, dan banyak yang bilang lebih mirip dengan di New Zealand, jadi ketika brada di tempat ini serasa sedang berada di luar negri, ada yang bilang mirip seperti di thailand,, kata mereka, kalau kata saya sih, yah lebih mirip dengan leuwi tongjong dan serasa di leuwi tonjong lah he
untuk akses lumayan cukup sulit, tempatnya yang berada di daerah pedalaman atau pelosok dan jauh dari jalan raya,apalagi dari pusat kota, jarak dari kota garut saja kurang lebih sekitar 65km jauh nya, lumayan pegel kalau harus bawa motor he,
jika kalian mau berkunjung ke tempat ini kalian bisa menggunakan jasa trasnfortasi angkutan umum elf, dari terminal guntur garut kalian bisa menggunakan transfortasi umum mobil ELF jurusan Cihurip langsung,kalau kendaraaan pribadi kalian bisa mengarahkan kendaraan kalian ke daerah selatan menuju pantai pameungpeuk, sekitar 2/3 jam, nanti ada gapura sebelah kiri jalan yang bertuliskan kec,cihurp, kalian bisa ke membelokan ke arah situ,kurang lebih 1 jam perjalan menuju kantor  desa jayamukti, tapi kalian harus sangat berhati hati jalan menuju tempat ini sekarang memang sudah cukup bagus ,walau hanya sebagian , tetapi kalian akan melewati jalan dengan kiri kana jurang yang lumayan dalam ,diharapkan tetap fokus saat mengendarai kendaraan tempur kalian,tapi kalian akan disuguhkan pemandangan alam yang sangat luar biasa indahnya, bonus diperjalan sebelum sampai ditempat tujuan, lengkap sudah liburan kalian,
 jika kalian merasa ragu jangan sungkan untuk menggukan pertolangan GPS ,bukan aplikasi tapi Gunakanlah Penduduk Sekitar untuk bertanya he,
setibanya disana kalian bisa memarkirkan kendaraan kalian di kantor desa tersebut, itu bisa digunakan karena sudah biasa di gunakan untuk parkir kendaraan wisatawan, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak ,kurang lebih sekita 30 menitan sampai lokasi leuwi tonjong, jika yang tak biasa berjalan jauh ,akan terasa sangat cape sekali, tapi tenang keringat kalian akan terbayar lunas seketika sampai di leuwi tonjong, pemandangan yang bagus nan asri jauh dari kata tercemar apalagi polusi ,kalian akan mendapatkannya disana,

2. CURUG CI BADAK CIHURIP
ig @imamhariss
Kata Curug  itu di ambil dari bahasa sunda,yang dalam bahasa indonesia itu artinya Air Terjun, dan Badak itu artinya Besar, di ambil dari bahasa sunda dan Ci artinya itu Air, jadi curug cibadak itu artinya Air Terjun Besar,
tempat ini masih berada di kawasan Cihurip, tepatnya di Ds,Cisangkal Kec,Cihurip, tidak terlalu jauh dari lokasi wisata alam Leuwi tonjong,
pamandanganya tidak kalah menarik dan indah dari leuwi tonjong,jika dileuwi tonjong air terjunnya tidak terlalu tinggi dan tidak besar, disini air terjunnya  lumayan tinggi dan membntuk 2 curug atau air terjun ,ketinggiannya kurang lebih sekitar 100m, tidak seperti menuju tempat wisata alam leuwi tonjong yang aksesnya lumayan sulit, kesini terbilang cukup mudah untuk di jangkau , tempatnya yang tak jauh dari jalan aspal membuatnya lebih mudah untuk di jangkau. hanya beberapa menit saja,
pesonanya sungguh luar biasa, terlihat gagah, asri jauh udaranya sangat sejuk, air nya yang jernih membuat mata engan untuk melewatkannya, serasa ingin cepat mandi saat melihatnya,
ig@imamhariss
untuk akses menuju tempat ini itu sama seperti menuju ke tempat leuwi tonjong, dan setelah kalian melewati pertigaan desa jaya mukti,beberapa menit kemudian  kalian sudah bisa melihat curug cibadak dari kejauhan, dan setelah ada jembatan , kalian bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak tepat disebalah kiri jembata,
tidak telalu jauh kira kira 20menitan jalan santai kalian sudah bisa menikmati utuhnya curug cibadak,
untuk saat ini belum ada pihak yang mengelola tempat ini ,alias masih gratis ,
tetapi bukan berarti bisa se enaknya saja, tidak ada yang mengelola bukan berarti bebas, tetap saja kalian harus bersikap adil dalam menikmati alam, menjaga kebersihan yang paling utama, jangan sampai mencemari tempat ini , sampah sisa sisa cemilan yang kalian bawa ,wajib kalian bawa pulang kembali jangan sampai ditinggal begitu saja, sebab tidak akan ada yang membawa turun, karena masih tergolong sepi ,tidak banyak orang yang berkunjung ke tempat ini
mungkin itu sedikit informasi yang bisa saya berikan semoga bermanpaat buat kalian,
mari berlibur, mari kita pergi ke tempat yang belum pernah kita kunjungi,mari berbahagia,
salam liburan,salam petualangan, salam lestari dan salam bahagi dari saya buat kalian para pecinta petualangan.

sedikit catatan di akhir tulisan ini " bersikap lah adil saat menikmati alam,jangan hanya di nikmatinya saja tapi mari kita jaga sama sama, jangan hanya meninggalkan cerita untuk anak cucu kita, tetaskan rasa manis seperti yang pernah kita nikmati semasa muda,karena alam bukan warisan nenek moyang , tetapi titipan dari anak cucu kita yang harus kita jaga"

Baca juga :