CERITA PERJALANAN

Berbagai kisah dan cerita yang menarik dari berbagai sumber tentunya dari mereka para penggiat atau petualang alam bebas.

INFORMASI SEPUTAR TEMPAT WISATA MENARIK

berbagai informasi seputar tempat-tempat wisata menarik,asik ,ngehitsz dari berbagai tempat yang tentunya dengan suasana dan pesona alam yang sangat luar biasa.

CERITA MISTIS

Rangkuman cerita mistis dari berbagai tempat yang langsung di alami oleh narasumber.

GALERY FHOTOGRHAPY

berbagai momen momen yang di abadikan dari berbagai tempat - tempat menarik.

informasi materi teknik dasar pecinta alam

informasi materi - materi teknik dasar untuk berkegiatan di alam bebas baik survival, navigasi, gunung hutan dan lain-lain.

Showing posts with label pendakian gunung indonesia. Show all posts
Showing posts with label pendakian gunung indonesia. Show all posts

Friday, 2 March 2018

Estimasi perjalanan dan biaya pendakian ke Gn.ciremai dari jakarta ke jalur linggasana kuningan terbaru

ESTIMASI PERJALANAN  DAN BIAYA PENDAKIAN KE GN. CIREMAI DARI JAKARTA.KE JALUR LINGGA SANA KUNINGAN TERBARU DAN TERLENGKAP.
Hasil gambar untuk jalur pendakian ciremai via linggasanaSelamat pagi ,siang ,sore dan malam buat kalian para penggiat alam bebas, para pecinta petualangan dan para penikmat alam.
Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang informasi perjalanan menuju jalur pendakian  LINGGASANA dari Jakarta. Semoga bisa membantu buat kalian yang memang sedang mencari informasi tersebut.
Mungkin sebelumnya kalian masih merasa kebingungan dengan rute perjalanan ke jalur linggasana. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas estimasi perjalanan dan biaya pendakian ke Gn. Ciremai dari terminal kampung rambutan,
Untuk bisa sampai ke jalur pendakian Linggasana kalian bisa menggunakan jasa transfortasi umum dari terminal kampung rambutan dengan menggunakan bus , disana banyak terdapat bus jurusan kuningan, tapi kalian harus hati-hati saat hendak naik bis, karena beberapa bus jurusan kuningan itu ternyata tidak sampai ke kuningan ,melainkan hanya sampai ciperna saja, biasanya di over dari sana salah satunya bus BINEKA yang ternyata tidak sampai, tapi ketika ditanya kondekturnya bilang sampai kuningan, itu kemarin ketika saya hendak mendaki gunung ciremai naik bus ini kendekturnya bilang seperti itu.
tarif biaya transfortasi menuju kuningan
Untuk ongkos dari Terminal Kampung Rambutan sampai ke camatan cilimus itu Rp. 80.000/orang bus ekonomi ,tapi jika kalian di over di Daerah Ci Perna, ongkosnya akan bertambah Rp. 5000. Orang dan totalnya menjadi Rp. 85.000/orang, sampai desa bojong cilimus.
Untuk jarak tempuhnya dari terminal kampung rambutan sampai ciperna itu kurang lebih sekitar 4-5 jam normal.
Dari sana kalian akan melanjutkan perjalanan bisa dengan ojeg bisa dengan angkot, jika menggunakan ojeg itu ongkosnya Rp. 15.000/orang sampai basecamp, jika menggunakan angkot ongkosnya Rp. 10.000/ orang, tapi kalau sedikitan ongkos angkot bisa menjadi Rp. 15.000/orang sampai basecamp pendakian linggasana,
Nanti tinggal bilang saja ke mamang nya, dan pasti di anterin kok, dari jalan raya sampai basecamp pendakian jaraknya tidak terlalu jauh kok,kurang lebih sekitar 15 menitan lah, dekat kok.
Jika dihitung biaya perjalanan dari Jakarta sampai basecamp normalnya hanya menghabiskan biaya sekitar Rp. 100.000/orang untuk sekali jalan, jika di hitung denga pulang – pergi yah tinggal di kalikan 2 saja hehe. Yah PP Rp/ 200.000 /orang lah, belum termasuk biaya logisitk dan pendaftarannya yah
sertifikat pendakian gn ciremai
Jika untuk biaya registrasi nya itu dikenakan biaya Rp. 50.000 / orang , sama dengan jalur-jalur pendakian Gn. Ciremai yang lainnya seperti jalur pendakian  apuy, palutungan dan linggarjati. Karena masih 1 kawasan taman nasional gunung ciremai  (TNGC),  dikasih makan 1 kali nanti saat turun dari gunung ,dan dikasih sertifikat pendakian masing-masing  1 perorangnya, sampai atau tidak kepuncak tetap dikasih kok.
Jika di total semuanya dari mulai ongkos kendaraan dan biaya registrasi itu Rp. 250.000/orang. Nah untuk biaya logistic nya itu tergantung kita sendiri, biasanya semakin banyak anggota team semakin irit juga pengeluaran untuk belanja logistic, itu kita sendiri yang mengaturnya mau berapa perorangnya tinggal hitung saja dengan kebutuhan yang akan kita bawa.
Mungkin ini sedikit informasi yang bisa saya berikan mengenai informasi Estimasi Perjalnan Dan Biaya Perjalanan Menuju Jalur Pendakian Linggasana Gunung Ciremai,semoga bisa membantu kalian yang memang sedang mencari informasi mengenai ini.



Salam Petualangan Sala Rimba ,Salam Lestari
BACA JUGA

PERTARUHAN DI LERENG TERJAL MAHAMERU (PERJUANGAN MENUJU PUNCAK)

PERTARUHAN DI LERENG TERJAL MAHAMERU (PERJUANGAN MENUJU PUNCAK)
fhoto cak tarpin ketika jalan mundur pertama


Tepat pada jam 11:00 malam, kami sudah terbangun ,dan menyudahi istirahat di malam itu dan segera mempersiapkan diri untuk segera ke puncak, hari itu tepat pada tanggal 28 oktober 2016 , kami ber 4 siap melakukan perjalanan malam menuju mahameru, tapi di saat kita sedang bersiap siap, tiba satu orang menghampiri kami, namanya bang rekta dari Jakarta, dia ijin sama kita untuk ikut bergabung menuju puncak, rombongan dia lumayan banyak dan kita pun senang karena rombongan makin bertambah,bertambah pula teman nantinya, tapi tau sendiri lah jika berjalan dengan jumlah orang yang banyak, akan seperti apa? ,yah akan banyak berhenti, apalagi ini kita belum kenal satu sama lain, tapi itu tidak menjadi soal untuk bisa bersama sama meraih puncak, setelah kami mempersilahkannya untuk bergabung, Rekta pun kembali ke pasukannya, sebenarnya dia pernah juga ke semeru,tapi saat itu dia sedang menjadi peserta, dan saat itu di mungkin agak lupa lagi jalannya, yang saya lihat dari rekta, dia berusaha tetap bertanggung jawab terhadap teamnya, langkahnya tepat karena tidak malu untuk berkata, dan untungnya 2 orang dari kami yaitu mba april sama mas maru mereka sudah bisa di percaya lah di antara yang lainya, terlebih dia bisa dibilang termasuk warga local,sudah pasti dia tau trek, dan kebetulan dia juga sudah pernah beberapa kali mendaki ke gunung semeru dan ikut melakukan pencarian korban pada saat ada pendaki yang ke sasar di sana, yah jam terbangnya sudah oke mantap oke punya lah,
Saat itu rombongan rekta ada beberapa orang, yang saya ingat ,ada ucok farid tony yang berasal dari Palembang, ada juga yang lainya dari teman tony dan rekta, saya lupa lagi he, karena jarang komunikasi selain dari mereka,,
Tepat pada pukul 12 malam kurang, kita ber 11 orang kurang lebih, memulai start dari kalimati menuju puncak, dengan leadernya mas maru dan mba april, di ikuti kang alif rekta dan yang lainya, saya menjadi sweaper di belakang di temani parid,dan tony, awal perjalanan kita tak terlalu banyak berbicara ,hanya seperlunya saja, karena memang jika baru jalan biasanya langsung terasa  cape karena badan masih dingin,
Di perjalanan pun kami tidak menjadikan puncak sebagai target ,jika memang ada rejeki kita di atas sana kenapa tidak untuk mengambilnya, jika memang belum waktunya ,jangan memaksakan hari ini, mungkin lusa,minggu depan,bulan depan,atau mungkin tahun depan bisa kita ambil kesini, itu lah yang menjadi pegangan buat saya dan teman teman, beberapa kali kita beristirahat di sebelum melewati arcopodo , bahkan setelah melewati batas vegetasi pun kita memang sering  berhenti, saat melewati batas vegetasi saat itu kalau tidak salah seingat saya sekitar pukul 01 pagi buta, kita beristirahat kembali sembari mengingatkan satu sama lain ,yang terutama focus pada track dan pijakan yang akan di injak,
Setelah beberapa kali beristirahat ,kita  sampai di tengah tengah track pasir itu sekitar pukul 3 pagi,, dan kondisi tubuh masing masing sudah mulai goyah namun masih bisa di bilang aman untuk di lanjutkan, saya sempat merasakan kegerahan karena pakayan yang saya gunakan saat itu doble doble, celana doble,dalam baselayer polar,luar celana PDL, kaos baselayer ,tshirt, iner polar,dan jaket tebal waterproof, sudah hitungan aman lah dari kedinginan, memang iya di jalan tidak terasa dingin,,
Jaket bagian dalam iner polar sempat saya buka, dan hanya mengenakan 1 jaket saja di tengah tengah, setelah team sedikit goyah dan mulay acak acakan, barulah saya sempat merasakan dingin kembali, teman saya yang menjadi sweaper bersama saya yaitu parid, dia tiba tiba kelelahan dan mulai tak stabil, di depan saya ada kang alif mba april dan mas maru, sisanya saya nggak tau kemana, jujur saja saat itu  emosi saya sempat  ikut memuncak, siapa yang tidak pusing, leader di depan di lewati begitu saja oleh mereka, sementara 1 anggota temannya tertinggal di belakang bersama saya, saat itu saya sempat berteriak untuk menahan 2 orang dari mereka untuk tetap di tempat, namun sudah kepalang jauh, bukan maksud saya mau meninggalkan farid, disini ada yang lebih bertanggung jawab dari saya ,ya itu teman temannya yang sudah bersama sedari awa, meski itu masih menjadi tanggung jawab saya juga sebagai seorang sweaper, saya tidak ada masalah dengan posisi terakhir,karena sudah menjadi kebiasaan saya menjadi seorang sweaper, dan saat itu sempat kaget juga ketika parid saya minta meneriakan 2 orang anggota temannya terserah siapa mereka,yang penting buat saya mereka berhenti dan menunggu lalu kemudian membantu, ternya parid pun tidak tau siapa siapa nya mereka, sebab ia hanya anggota tambahan yang ikut bergabung di tengah perjalanan,dia sempat bercerita dulu di track sambil saya bawa dia istirahat dulu, dia bermula berangkat berdua dengan temannya, namun teman tidak bisa melanjutkan perjalanan,di pos 2 temannya harus di evakuasi turun,kalau tidak salah dia alergi terhadap cuaca dingin,dan saat itu dia harus menunrunknnya ke pos bawah,setelah temannya aman baru kemudian dia naik kembali melanjutkan perjalanan ,setibanya di ranu kumbolo ketika dia hendak menuju kali mati dan puncak, dia sempat mencari barengan di jalur, supaya dia tidak terlalu sendirian ,karena memang tidak di anjurkan dimanapun juga, akhirnya bertemulah rekta dan kawan kawan dan saat itu dia langsung ikut bergabung hingga bisa melanjutkan ke puncak,
                Setelah mendengar itu baru saya paham, kenapa mereka berangkat duluan kepuncak dan memisahkan diri di tengah tengah, entah lah memisahkan atau terpisah, yang pasti di pendakian jika bertindak seperti itu ,itu tidak di perbolehkan kecuali ada instruksi dan kesepakatan bersama dari masing masing anggota team,
Akhir nya saya di belakang sama parid dan tetap melanjutkan perjalanan, dia juga sempat cerita, baru kali ini dia bisa separah itu, tapi saya tidak terlalu ambil pusing, karena siapa saja bisa kelelahan,lelah yah lelah,sekuat kuatnya orang juga jika terus berjalan dia akan drop,termasuk saya saat itu juga sudah mulai merasa kedingin, dan alhamdullahnya jaket masih aada,saya pakai kembali, ditengah tengah ketika sedang berjalan,sempat beberapa kali bercanda sambil bertanya  perihal asal masing masing,,sambil ketawa ketawa menikmati lelah ,untungnya saya membawa air panas yang sudah di masukan ke termos, jadi saat dijalan kedinginan sesekali meminumnya sama parid dan yang lainya, setelah lumayan lama, sekitar pukul 4 pagi lah kang alif memanggil saya untuk ke atas karena dia butuh air panas, saya pun pergi dan meninggalkan parid di belakang,tetapi masih dalam jangkawan pandangan saya, tidak lebih dari 50 me, setelah saya sama kang alif bertemu baru dia bertanya dan kemudian saya jelaskan,setelah itu baru lah saya meminta kang alif untuk tetap di depan jangan sampai menunggu saya terus saja jalan,karena ada mas maru dan mba april saya pun tidak khawatir, dan mba aprilpun setuju dengan opsi saya yang menjaga jarak dengan parid dan mereka, jadi ketika berjalan saya di tengah tengah antara parid dan kang alif, parid berhenti saya berhenti,parid jalan saya jalan, hingga sampai terlihat bendera yang menjadi tanda bahwa puncak sudah semakin dekat,nah saat itu kondisi tubuh saya juga sudah terasa sangat lelah ,hingga sudah kayak orang gila, ngomong sendiri ketawa ketawa kadang nyanyi gak jelas,karena parid dia masih di bawah, lama lama jengkel saya, akhir nya saya duduk menunggu parid yang masih di bawah hingga dia menghampiri saya, saat itu juga parid sudang kayak orang tak berdaya hihi, terlelah pokonya lah, setelah parid bareng saya,kita masih kembali dalam kesenangan “istirahat kembali” hha,dan mulai mengacau bersama, saya sempat mau tidur di track karena saking lelahnya, namun ketahuan sama mba april, dengan cepat dia mengingatkan saya dengan setengah maksa, bahwa disana tidak aman untuk istirahat,dan mengingatkan saya sama pesan mas jalil ,jangan mengikuti ke inginan untuk tidur di jalur, lawan saja, kata dia saat berpesan sama saya, dan mba aprilpun member opsi sama saya untuk tidur di puncak saja, kocak juga sih,lagi cape mah iya ajah hihi,dan dia pergi dengan pelan pelan sambil masih memperhatikan saya takutnya saya kembali ke posisi mau tidur, karena memang ia mau tidur, setelah di ingetin lagi baru saya sama parid kembali melanjutkan perjalanan dengan sisa sisa tenaga yang masih tersisa, dengan pelan yang amat sangat langkah kembali berayun setengah maksa, lutut sepertinya sudah ingin segera beristirahat dengan bebas, tapi ya itu tadi ,jangan mengikuti ke inginan lawan saja focus sama yang di tuju, kita memang perlu beristirahat ,namun jika masih di perjalanan ,istarahat sewajarnya saja, kecuali kalau memang sudah benar benar tidak mampu,itu berbeda cerita ,
Dititik ini saya sempat merasakan kesal yang lumayan sangat, saat itu waktu menunjukan pukul 5 pagi,dan cuaca saat itupun sudah sangat cerah,dan otomatis puncak kelihatan ,jalur yang akan di lalui juga semakin Nampak jelas, disitu rasanya kesel sekali saya, tenaga udah tinggal sisaan, mental udah kena juga, yang bikin kesel itu bendera, dikira sudah bener bener sangat dekat dengan puncak,taunya masih lumayan jauh, jam 5 pagi saya melihat puncak jam 7 pagi baru saya sampai di puncak,kan bikin kesel,dan ternyata yang bendera yang saya lihat ukurannya bukan ukuran yang kecil melainkan yang besar, dari pertama saya lihat bendera juga saya sebenernya sudah jalan duluan dari parid yang masih istirahat saat itu saya mutusin buat ninggalin dia di belakang dan saya berangkat duluan, itupun bukan tanpa sebab,karena saya masih merasa dia aman,karena mba april sama mas maru dia masih di bawah sedang poto poto dengan expresi santai padahal kita ngos ngosan setengah mati, gak taulah apa mereka itu hha, dan kedatangan parid pun ternyata lebih dulu dari mas maru sama mba april, yah mungkin mereka memilih santai di belakang menjadi sweaper, perbedaan waktu sampai nya antara saya sama rombongan itu berbeda beda, ada yang sampai di atas masih agak pagian sebelum pukul 6 pagi, saya sama kang alif saja beda jaraknya 1 jam, dan terakhir jarak saya sama parid beda 30menitan,,
           
Ketika sampai puncak pemandangan luar biasa itu terjadi,dari apa yang sebelumnya belum pernah rasakan,di mahameru saya rasakan pertama kalinya, dimana orang ketika sampai puncak disana benar benar sujud syukur dengan air mata yang jatuh,bukan karena cengeng,kalau mau bilang ukuran cengeng,rasanya TIDAK MUNGKIN SEORANG PENDAKI GUNUNG CENGENG, disana itu menangis karena rasa terharu,benar benar terbayar apa yang sudah di perjuangkan dan di pertaruhkan,dan setiap mereka yang baru tiba di puncak sambutan hangat dari mereka yang sudah berada dipuncak terlebih dahulu itu benar benar terasa,perjuangan yang amat sangat luar biasa,dan tidak semua orang bisa mencapainya, disaat orang lain tidur nyenyak,kita harus bertempur dengan rasa lelah yang mendera, disaat orang lain sedang merasakan empuknya tempat tidur,kita disana harus bertarung dengan kerikil keriki tajam yang sewaktu waktu bisa membunuh kita , disaat orang lain merasakan hangatnya selimut,disana kita sedang bertarung melawan rasa dingin yang menusuk tulang, dan disaat orang lain sedang merasakan indahnya mimpi malam, ,kita sedang bersusah payah menjemput kenyataan,dari mimpi kita wujudkan,
fhotobareng bersama teman-teman dari malaysia
Bertaruh nyawa, berjudi dengan diri sendiri, saling terjaga,saling semangati,saling bantu, tangan satu ke yang lainya,saling gapai menarik satu sama lain, itu benar benar terjadi bukan dari sekedar cerita atau hanya sebuah karangan saja,, suasana saat itupun bisa dibilang benar benar luar biasa, titik tertinggi ditanah kelahiran,menjadi bukti bahwa kita memang masih mahluk bertuhan, karena apa yang sedang kita lakukan saat itu,tak lain sedang mencari dan membuktikan sendiri bahwa ciptaan tuhan itu indah bukan sekedar kiasan semata,bukan cerita dari lisan ke lisan semata,bukan kata dari perkata, tapi kami menyaksikannya sendiri dan langsung dengan ke dua mata kami sendiri, dengan langkah kaki kami sendiri,dengan raihan tangan kami sendiri dengan tekad kami sendiri, dan yang paling utama TUHAN MENGIJINKAN ITU.
Saya sendiri di atas mahameru sempat meneteskan air mata ketika saya sampai dan mengucap syukur lalu bersujud, tanpa disuruh tetesan air mata dengan sendirinya mengalir, saya sendiri bukan tivikal  orang cengeng, saat saat seperti itu mah nangis yah nangis sudah tidak perduli dengan ke adaan,,
puncak maha meru ( cerita para pejalan)
Saya berada dipuncak mahameru lumayan cukup lama, sekitar 2 jam saya di atas,, dan disana juga saya sempat bertemu juga dengan mas aji dan mas  satria, mereka tiba kira kira sekitar pukul 8 pagian lah, sehabis itu yah kita lamanya fhoto fhoto disana,puas puasin ,setelah merasa puas mah kita juga  bosen,
Saya bersama kang alif dan team turun kira kira sekitar pukul 9 pagi kurang lah, kalau turun cepet sih sampai bawahnya, di pasir juga kita setengah lari juga,memanfaatkan daya tarik gravitasi bumi saja,tapi tidak terlalu cepat juga, takutnya ada batu yang ikut ke geser akiba gerakan kami, sementara di bawah masih ada banyak pendaki yang masih berjuang menuju puncak, apalagi di bawah ada rombongan jalan mundur cak tarpin,dan rekan rekan dari gimbal alas juga,yang sedang ikut mengawal, entahlah mereka sampai jam berapa ke sana, yang pasti saat itu mereka baru memasuki track pasir ,tak jauh dari batas vegetasi, saya sempat melihat dulu sebentar lalu kemudian berlanjut kembali menuju camp, dan ternyata parid sudah turun sebelum saya, bahkan sempat bertemu sama saya saat dia sedang tidur di jalur menunggu saya dan teman teman,dan akhirnya kita pun turun bersama sama menuju kalimati,
Sesampainya di kalimati kita langsung tepar seadaadanya tidur pulas sampai sore,sampai jam 2 siang  saya baru terbangun, tidur dari  jam 11 siang, habis itu langsung ngisi perut dulu terus packing ulang peralatan, sekitar jam 4 sore kita baru turun kembali ke ranu kumbolo, dan mendirikan tenda kembali disana, untuk istirahat sejenak,suapaya besok ketika turun kondisi tubuh sudah kembali normal walau tak sepenuhnya kembali fit
Saat itu kita sampai di ranu kumbolo pas ketika magrib tiba, dan langsung mendirikan tenda, masak ,makan dan istirahat
fhoto bareng sebelum pulang
Besoknya setelah kita beristirahat sebelum pergi pulang,kta sempatkan dulu untuk bercengkrama bersama teman teman, kebetulan saya bertemu sama rombongan rekta yang sudah duluan sampai di ranu kumbolo, setelah kumpul, baru ke pembantayan sisa logisitik, separo di makan disana,separonya lagi di kasih sama orang yang masih bertahan di ranukumbolo, dan sisanya baru kita bawa turun untuk perbekalan dikereta,,karena memang logitsik kita kalau mau bertahan 2-3 hari kita masih bisa bertahan saking over nya he,tapi mending lebih dari pada kurang,
Setelah asik bercengkarama,baru kita kembali merapihkan peralatan tempur kita masing masing dan kemudian packing ulang, setelah selesai packing, kita sempatkan dulu fhoto fhoto di pinggir danau ranu kumbolo dengan peralatan lengkap,
Sekita pukul 10 pagi baru kita beranjak pulang menuju pos pendakian ranupani,,
Sampai diranupani itu kita masih agas sorean, sekita pukul 4 sore kita sudah tiba disana dengan kondisi badan basah kuyup karena diguyur hujan dari pertengahan pos 2 dan pos 1 sampai basecamp pendakian,dan alhamdulilah ketika dibawah ternyata mas yusuf sudah berada disana dan kebetulan sedang menunggu kami turun, sebelum turun kita juga sempat mengisi perut dulu di warung sekitar basecamp,baru setelah makan, kita pun turun, yah sekitar pukul 5 sorean lah,cuaca kebetulan menjadi cerah, jadi saat diperjalanan melintas area bromo kita sempat berhenti sejenak untuk sekedar berfoto foto dulu, karena ketika pertama berangkat kita tidak sempat menikmati perjalanan,karena kondisinya sudah kemalaman,
fhoto bareng ketika di perjalanan pulang 
Dan di jep pun kita masih dengan rombongan yang sama, hanya kurang rombongan dany saja yang sudah turun terlebih dahulu, hanya bertambah parid sama temannya yang tidak sempat ikut naik ke puncak, sampai basecamp tumpang itu kira kira jam setengah 7 malam lah, dan mas jalil pun disana sudah menunggu kita disana, setelah sampai ,kita sempat juga bersih bersih disana, baru setelah bersih bersih kita mulai terpisah dari rombonga, mas aji dan mas satria mereka melanjutkan kembali perjalanan menuju rumah begitupun parid sama temannya, saya dan teman teman langsung menuju kampus unisma malang, dan istirahat disana, ,dari sana saya dan kang alif tidak langsung pulang, ke esokan harinya kang alif mengajak saya dan mas jalil untuk mencari oleh oleh yang sudah di pesan sama the lucy istri kang alif, setelah selesai baru menuju rumah mas jalil dan lanjut ke rumah temenya mas alif yang satu lagi, tour sidoarjo lah judulnya hehe,
Besok nya tanggal 1 november baru kita siap siap untuk pulang ke bandung, dengan menggunakan kereta,
Setibanya di setasiun malang, saya sempat bertemu kembali sama rombongan rekta, namun yang tersisa hanya ucok tony dan teman temannya,  ternyata mereka kehabisan tiket kreta, dan baru bisa dapat tiket ke esokan harinya,,lucu iya kasihan iya, lucunya kita sudah kemana mana mereka masih distasiun, kalau tau juga mereka saya ajak untuk istirahat di kampus ,biar lebih nyaman dari pada harus di stasiun, tapi ya sudahlah sudah terjadi,
Sebelum berangkat pulang kita sempat mengisi perut dulu sambil menunggu kereta tiba,baru setalah waktu menunjukan pukul 3 sore, kita pun bergegas menuju kereta  tujuan bandung, dan pulaaaaaaaaang, hehe
Terimakasih buat kalian yang sudah mau membaca cerita saya ini, membosankan yah,? Yah namamya juga diceritakan ,tidak mungkin dipersingkat,  sengaja saya buat cukup detail walau tak terlalu detail, supaya ada yang bisa di pelajari entah itu dari kesalahan saya ketika di pendakian, atau apapun, berbagi cerita jangan sampai hanya garis besarnya sajak,saya ingin ada yang di tangkap lebih dari sekedar cerita, saya ingin kisah saya ini menjadi salah satu pembelajaran juga,, perihal suka atau tidaknya dengan cerita saya ini,itu buat saya tidak penting karena saya tidak butuh like, ini cerita saya ,saya yang mengalami saya yang merasakan,dan saya yang menuntaskan dan tuhan mengijinkan saya untuk bisa membuat bahan untuk selalu saya kisahkan pada orang orang,walaupun banyak kesalahan,setidaknya orang bisa belajar, hanya itu saja buat sayamah hehe,

Sekali lagi terimakasih banyak, buat yang belum pernah kesemeru,silahkan persiapkan diri kalian pergilah kesana dan raih lah apa yang ingin kalian raih,jika yang sudah tapi belum pernah sampai kemahameru, jangan berkecil hati, tuhan bukan berarti tidak mengijinkan,mahameru bukan berarti tidak mau menerima tamu,hanya waktunya saja belum tiba, tapi kenapa tidak untuk selalu mencoba, tapi jangan pernah menganggap puncak adalah akhir dari perjalanan, puncak itu hanya persinggahan saja,dan merupakan bonus kecil diperjalanan,bonus terbesarnya, ketika kita bisa pulang dengan selamat sampai rumah yang menjadi zona nyaman kita setiap hari. Salam rimba ,lestari.!!!!!!!!!!

Wednesday, 28 February 2018

Estimasi Waktu Pendakian Gn. Slamet Via Jalur Bambangan Purbalingga Terlengkap dan Terbaru

ESTIMASI WAKTU PENDAKIAN GN. SLAMET VIA JALUR BAMBANGAN PURBALINGGA
gerbang pendakian pos bambangan
Selamat pagi, siang , sore,  malam buat kalian para traveler, petualang, penikmat alam, penemuh rimba ,dll.
Pernah ke Gn. Slamet  atau belum ?  jika belum, kalian harus mencobanya gengs. Untuk kalian para traveler atau pendaki pemula ,kalian jangan khawatir tidak bisa mendaki ke Gn. Slamet ,tenang gengs ,kali ini saya akan memberitahu kalian ,enaknya via jalur pendakian mana yang cocok buat pemula dan treknya tidak garang, alias ramah ramah manjaah,hihi,
Melanjutkan tulisan saya yang kemarin mengenai  ESTIMASI PERJALANAN DAN BIAYA PENDAKIAN GUNUNG SLAMET JAWA TENGAH, kali ini saya akan membahas tentang  ESTIMASI WAKTU PENDAKIAN VIA JALUR BAMBANGAN PURBALINGGA, berapa lama sih via jalur bambangan? Treknya extrim gak sih via jalur bambangan? Bawa pemula bisa gak yah?
Mungkin masih ada yang bertanya-tanya seperti itu dari kalian? Mungkin saja yah, apalagi buat kalian para pendaki ulung yang ingin mengajak partner kalian yang masih pemula ,yah semisal pacar mungkin, gebetan, atau masih PDKTan hihihi.
Oke baiklah ,jalur pendakian Gn. Slamet via bambangan itu tergolong sangat ramah-tamah, jalurnya enak tidak terlalu terjal, namun sedikit panjang, tetapi banyak bonusnya. Untuk pos-posannya, jalur bambangan memiliki 9 pos dan berjarak tempuh diantaranya.
Basecamp – pos 1 : 1,5 jam -2 jam
Pos 1 (Pondok gumirung -  pos 2  walang : 1.5 jam
Pos 2 walang - pos 3 cemara : 1,5 jam
Pos 3 cemara -pos 4 samarantu : 30 menit
Pos 4 samarantu - pos 5 mata air : 45menit
Pos 5 mata air -  pos 6 samyang rangkah : 30 menit
Pos 6 samyang rangkah – pos 7 samyang jampang : 45 menit
Pos 7 samyang jampang – pelawangan  : 1 jam

Pembahasan kali ini saya akan mengulas mulai dari
·         RUTE PERJALANAN DAN WAKTU TEMPUH
·         AREA CAMPING
·         MATA AIR
·         SUMMIT ATACK

RUTE PERJALANAN
1.       BASECAMP – POS 1
basecamp pendakian jalur bambangan
Perjalanan dari basecamp menuju pos 1 (pondok gumirung) itu lumayan cukup panjang, pertama kita akan melewati perkebunan warga terlebih dahulu, dari jalan raya tidak jauh dari basecamp kita langsung belok kanan menuju jalan setapak, dari sini treknya lumayan cukup panjang. Sehabis perkebunan warga kita akan melewati hutan pinus yang lumayan cukup luas, disana terdapat bangunan banguna warga (saung) dan juga warung, jika cape yah kita bisa lah sebat dulu disitu. Jika kalian berangkat nya saat musim kemarau disarankan kalian jalan dari pagi saja biar tidak terlalu panas, karena disini areal nya lumayan cukup terbuka ,yaaah bisa melehoy lah jalurnya hihihi. Setelah kalian melewati hutan pinus kalian akan tiba di pos 1 ,disana terdapat bangunan shelter  pos 2 yang sudah di sediakan oleh ranger setempat, dan juga terdapat  beberapa warung warga, kalian bisa kembali melehoy dulu disana, areanya cukup terbuka ,jadi handphone kalian masih bisa mendeteksi signal, bisa lah update status dulu wkwkwkw.
Jarak dari basecamp sampai pos 1 itu sebenarnya berpariasi, ada yang cumin 1 jam, ada yang 2 -3 jam di perjalanan , tergantung gaya mendaki kiita saja, kita mau santai atau mau cepat, atur saja sesuai kebutuhan yang penting aman dan selamat,
  1. POS 1 PONDOK GUMIRUNG – POS 2  WALANG
warung di pos 1 
Dari pos 1 menuju pos 2 ,treknya lumayan panjang juga , namun tidak terlalu garang jalurnya ,hanya di awal saja ,tak panjang lah tanjakan kita akan melewati tanjakan yang agak lumayan menguras tenaga, apalagi jika kita berhenti lama di pos 1 ,otomatis badan akan kembali dari awal untuk memanaskan otot-ototnya, tapi tak jauh ko hanya sebentar. Setelah itu jalanan hanya nanjak-nanjak biasa saja, banyak bonus lah.
Jarak dari pos 1 sampai pos 2 itu rata-rata 2 jam perjalanan. Di pos 2 terdapat bangku-bangku yang sudah tertata rapih yang sudah disiapkan untuk istirahat para pendaki , dan biasanya para pendaki suka beristirahat dulu disini sebelum melanjutkan kembali ke pos 3.

2.  POS 2 WALANG – POS 3 CEMARA

pos 2 walang  jalur bambangan
Nah dari sini nih, trek pendakian menuju pos 3 cemara mulai terasa agak berat namun tidak terlalu berat ,seperti menahan rindu #adaaaw.  Trek mulai berakhar dan jalurpun agak semakin sempit, kondisi area hutan dari pos 3 sampai pos 4 dan seterusnya sudah termasuk hutan rapat, adem lah pokonya , dari pos 2 sampai ke pos 3 rata-rata waktu tempuhnya sekitar 1.5 jam perjalanan ,tapi kembali ke  gaya mendaki kita, bisa lama bisa lebih cepat,
Nah untuk kalian yang berangkat agak siangan ,jika kalian tiba di pos 3 sudah sore, saya sarankan untuk mendirikan tenda area ini, areanya cukup terbuka di bagian atas. Dan kalau bisa jangan sampai mendirikan tenda di pos 4 samarantu, anjuran mah begitu, tapi yah kalau memang terpaksa sih tidak menjadi soal. Sah-sah saja, tapi persediaan air kalian harus sudah diperhitungkan dari bawah jika ingin menginap di area ini, karena disini tidak ada sumber mata air lagi, yang ada hanya nanti di pos 5 .

 3. POS 3 CEMARA – POS 4 SAMARANTU
Dari pos 3 sampai pos 4 treknya tidak terlalu terjal ,banyak landainya dan jaraknya juga tebilang dekat lah ,hanya membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 30-45 menitan saja dari pos 3 sampai pos 4 itu, disni juga areanya lumayan cukup luas ,dan bisa saja untuk mendirikan tenda di area ini, tapi kebanyakan para pendaki tidak memilih mendirikan tenda disini kebanyakan di pos 5. Karena ada sumber mata air untuk pasokan perbekalan,selain dari itu juga, pos 4 samarantu memang di kenal dengan suasananya yang lumayan horror, cerita ini juga bukan sekedar asal menarik saja, tapi memang di akui oleh para ranger dan warga setempat juga, dan tidak sedikit juga para pendaki yang mengalami suasana mistis juga saat mereka mendirikan tenda di area pos 4. Yaah namanya juga di gunung ,memang sudah tempanya mereka, semuanya kembali ke pribadi masing- masing saja,karena tidak semua pendaki yang berkemah di pos 4 selalu mendapatkan gangguan mistis , hanya sebagian saja. Bismillah saja, dan tetap ingat tuhan yang maha esa.


4. POS 4 SAMARANTU -  POS 5 MATA AIR
foto bareng sama kawanan dari bekaseeh
Untuk trek dari pos 4 sampai pos 5 itu tidak terlalu jauh jaraknya, hampir sama seperti dari pos 3 ke pos 4, yah kurang lebih sekitar 45 menitan lah,  treknya juga masih ramah-ramah manja, jalurnya yang tidak sempit dan banyak bonusnya juga. Dia area ini kebanyakan pendaki memilih mendirikan tenda atau berkemah, dikarenakan di area ini terdapat sumber mata air yang mengalir dan juga areanya yang lumayan luas,terdapat shelter juga , jika musim hujan air akan lumayan banyak, tapi jika musim kemarau kalian harus pintar pintaran juga mengambil air , karena jika musim kemarau biasanya hanya berupa genangan saja,.

·         MATA AIR TERAKHIR  DAN AREA CAMPING
5.     POS 5 SUMBER AIR – POS 6 SAMYANG RANGKAH
plang pemberitahuan pos 5
Untuk jarak dan rute dari pos 5 sampai pos 6 itu tidak terlalu jauh dan terbilang yang paling dekat diantara semua pos di jalur bambangan itu sendiri. Jaraknya hanya sekitar 20-30 menitan saja dari pos 5 ke pos 6 itu,dari pos 5 sampai pos berikutnya itu sudah mulai masuk areal terbuka, jika untuk kapasitas tenda di pos 6 tidak terlalu luas dan hanya muat kira – kira sekitar 2-3 tendaan saja,dengan kapasitas tenda 3/4 orang saja. Jarang juga pendaki mendirikan tenda di areal ini dan biasanya memilih bekemah di pos 7 saja ,

7.       POS 6 SAMYANG RANGKAH – POS 7 SAMYANG JAMPANG
Dari pos 6 menuju pos 7 arealnya sudah masuk areal terbuka, treknya juga mulai menyempit dan berakar, di sebelum sampai pos 7 kita akan memasuki jalur yang berakar dan seperti masuk lorong sempit , yah kira kira sekitar 30 meteran lah, kata sebagian pendaki jalur ini mirip seperti di trek pendakian Gn. Kerinci jambi.
salah satu trek di menuju pos 7
kata mereka yang sudah pernah berangkat kesana hehe. Nah setelah melewati trek tersebut ke pos 7 itu sudah tidak jauh lagi ,yah kurang lebih sekitar 15 menitan lagi lah,oh ia jangan lupa siapkan buff banda jika kalian sudah memasuki trek pos 6 pos 7 karena jika musim kemarau trek akan bedebu , mengingat areal nya yang sudah terbuka jadi tidak lembab tanahnya. Dari pos 6 ke pos 7 itu jaraknya kurang lebih sekitar 45 menitan lah bahkan bisa sampai 1 jam kalau kita santai mah.
8.       POS 7 SAMYANG JAMPANG  ( AREA CAMP TERAKHIR)
Dipos 7 ini biasanya menjadi opsi terakhir bagi para pendaki untuk mendirikan tenda jika di pos 5 sudah penuh, disini juga terdapat bangunan shelter.  Arealnya yang sudah terbuka  sehingga pemandangan nya sangat jelas menghadap ke seletan , jika sore menjelang senja, disini menjadi paporit pendaki untuk berfhoto-fhoto ria , biasan sinar matahari di sore hari biasanya akan terlihat merah merona , jingganya menjadi perburuan.  Jika memang sedang bagus cuacanya , tidak hanya suasana senja yang indah tapi hamparan awan putih akan Nampak terlihat indah, dari segi ketinggian ,kurang lebih sekitar  3100 mdpl lebih, lebih dari puncak Gn. Ciremai atap jawabarat.

fotret senja di camp 7

·         SUMMIT  ATACK KE PUNCAK GN. SLAMET
Jika lokasi camp kalian berada di pos 5 sumber air, summit ke puncak Gn. Slamet akan jauh lebih lama dibanding kan dengan yang berada di pos 7, tapi jika kalian berada di pos 7  bisa di tempuh dengan jarak perjalanan sekitar 3 jam saja , untuk persiapannya seperti biasa saja , jangan lupa membawa air panas saat sebelum melakukan summit attack dan cemilan untuk nanti di puncak , kopi mungkin jika kalian ingin masukan saja ke daftar perbekalan ,masa iya di puncak tidak menikmati segelas kopi, walau saya dulu tidak sempat karena cuaca di atas memang sedang tidak bersahabat.
Kalian bisa memulai perjalanan sekitar pukul 4 subuh dari pos 7 , jangan lupa perlengkapan ke amanan seperti jaket dan celana trekking yang tidak mudah di tembus dingin harus kalian gunakan,dan juga  jangan lupa untuk tetap menggunakan buff atau masker ,jika kondisi nya musim kemarau akan sangat berdebu ,dan biasanya angin sudah terasa kencang karena areal dari pos 7 sampai puncak itu sudah terbuka, hanya beberapa ratus meter saja dari pos 7 sampai pos 8 yang masih agak tertutup, jika sudah sampai di pos 8 sampai seterusnya areal benar – benar terbuka, focus kalian juga harus benar-benar di perhatikan saat berada di jalaur ,terlebih ketika sudah melewati POS 9 PELAWANGAN BATAS VEGETASI dari sana trek yang akan kalian jumpai bukan lagi tanah ,melainkan trek bebatuan dan berpasir kasar, tetap memperhatikan pijakan kalian dan team kalian, jangan sampai terpecah belah, usahakan leader yang memimpin sudah mengetahui trek pendakian dan sweaper yang mengawal di belakang di usahakan orang-orang yang kondisi fisiknya di atas rata-rata rombongan ,karena biasanya sweaper selalu menemani anggota team yang sudah kelelahan dan dia juga mengawal dan menentukan kuat atau tidaknya anggota team yang lemah bisa sampai puncak, disini kordinasi anatar anggota benar-benar di perhitungkan,
ini momen saat di bantai dingin

Dari batas vegetasi sampai puncak itu berjarak tempuh sekitar 2 jam perjalanan, kadang juga bisa lebih lama dan lebih cepat, tergantung kondisi tubuh seseorang. Beberapa puluh meter sebelum top puncak disana trek sudah semuanya berbatu dan pergerakan angin juga lebih cepat ,tergantung kondisi cuaca saat itu,

Setelah melewati trek tersebut sampailah kalian di top puncak Gn. Slamet  dengan ketinggian 3428 MDPL ,disana akan terdapat tulisan plang puncak Gn. SLAMET yang terbuat dari Plat sheng dan plat yang berbentuk Gunung seperti di pewayangan.



puncak gunung slamet jawa tengah


rahma daniyah puncak gn.slamet (cerita para pejalan)














puncak gunung selamet jawa tengah









trek sebelum puncak gn slamet, (cerita para pejalan)


















puncak gunung selamet































silahkan berfoto-foto ria jika kalian sudah sampai puncak yah, jangan lupa untuk turun karena di atas dingin hihi,
perbanyak stok foto buat amunisi di lain waktu, biar bisa di updload satu satu hihi,
mungkin sekian untuk informasi seputar pendakian Gn. Slamet jawa tengah , dari mulai estimasi perjalnan dari basecamp sampai puncak. semoga bermanfaaat dan bisa membantu
trimakasih sudah bersedia membaca . salam petualangan .salam rimba dan salam lestari
baca juga


Sunday, 25 February 2018

CUACA EXTREME GUNUNG CIREMAI (HARUS KAH DI TUTUP ATAU TETAP DI BUKA)

penampakan puncak gunung ciremai di sebelum mendaki( cerita para pejalan)
Sekedar berbagi informasi buat kalian para traveler,penikmat alam,pendaki gunung dan lain sebagai nya, yang mempunyai hobi berkegiatan di alam bebas (outdoor),
Untuk kalian yang hendak mau mendaki ke Gn,Ciremai kuningan jawa barat, mau yang memakai jalur via linggar jati, palutungan,apuy ataupun via jalur linggasana , disarankan untuk menunda dulu sementara jadwal pendakian kalian ke Gn,Ciremai ,dikarenakan cuaca disana sedang tidak bersahabat alias cuaca extream, hujan lebat di sertai petir masih sering terjadii,bahkan Gn,Ciremai pun di selimuti kabut tebal,

Saya hanya mau mengingatkan saja, untuk tetap menjaga diri,tetap memperhatikan cuaca di saat mau mendaki, karena belum lama kemarin lusa tepatnya tanggal 21 Februari 2018 , saya dan 2 rekan saya pergi dari Jakarta untuk mendaki ke gunung ciremai via jalur lingga sana, dan pada tanggal 22 February 2018 tepatnya sekitar pukul 09:45 kita bertiga mulai melakukan pendakian,
Titik camp yang dituju yaitu pos 5, hari itu cuaca sebenernya tidak mendukung,puncak Ciremai hanya sebentar saja terlihat dan sisanya tertutup kabut, kita  berjalan dan sembari berdo’a semoga tidak terkena hujan di sebelum pos 5, dan alhamdulilah sesuai rencana kita sampai di pos 5 ki bima pada pukul 14:58 sore, sesampainya disana kita langsung mendirikan tenda, setelah selesai mendirikan tenda kita siap siap masuk dan  masak,
Hujan di sore itu baru reda sekitar pukul 8 malam, itu hujan benar benar lebat, dan disertai petir,
Ke esokan harinya pagi sekitar pukul 08:50 pagi ,kita bertiga mencoba untuk melakukan summit attack menuju puncak ciremai, sebenarnya sudah merasa tidak yakin untuk bisa sampai kepuncak,mengingat cuaca saat itu memang tidak memungkinkan untuk bisa sampai puncak,namun hanya sekedar menghilangkan rasa penasaran tanpa mengesampingkan keselamatan kita mencoba semampunya saja untuk mendaki  menuju puncak Gn,Ciremai,
pos batu lingga jalur linggar jati
Dan benar saja baru saja tiba di pos Batulingga di jalur linggar jati,karena kebetulan kita pindak trek saat di pos 6 jalur linggasana , baru saja tiba dan berniat untuk istirahat sejenak, hujan deras langsung mengguyur kami ,saat itu waktu menunjukan tepat pukul 10 :45 siang, dan tanpa memikirkan yang lain-lain kita langsung mengambil keputusan untuk turun,terutama teman kita yang kebetulan ada satu perempuan,dia langsung mengambil intruksi untuk meminta kembali ke tenda,kita pun langsung mendemgarkan karena memang dia yang sedang kita kawal,tanpa intstruksi dari dia pun sebenarnya kita memang tidak akan melanjutkan perjalanana ,
 selama kita turun menuju camp hujan tak kunjung reda  bahkan makin deras dan di sertai hujan petir yang bisa dikatakan sangat keras lah,
sebenarnya untuk pendakian harusnya itu sudah di tutup ,karena sangat berbahaya untuk para  pendaki sendiri, jika hanya hujan biasa ,mungkin masih iya di perbolehkan dan dikatageorykan aman untuk tetap di daki, tapi untuk kondisi dan cuaca seperti itu ,memang saharusnya harus segara di tutup ,tapi entah lah kenapa belum di tutup juga, yang pasti sudah seharusnya team dari Taman Nasional Gunung Ciremai untuk segera mengambil tindakan yang lebih lanjut, alias ditutup sementara,
dari pada terjadi hal-hal yang tidak inginkan, karena keselamatan memang sangat di utamakan,jangan sampai memaksakan di buka hanya untuk sekedar kebutuhan perorangan saja tanpa memikirkan yang lainya, tapi yah hanya mereka yang tahu dan memang mereka yang bertanggung jawab,saya sendiri hanya bisa mengingatkan saja bagi kalian yang sempat membaca tulisan ini dan ingin tetap mendaki, saya sarankan untuk tetap berhati-hati dan tetap mengutamakan keselamatan diri dan team,dan tetap berkomunukasi dengan team ranger setempat,jangan sampai tidak mengindahkan apa yang di sarankan oleh team voulenter setempat,supaya tetap aman dan selamat dan yang paling terpenting tetap berdo’a di sebelum dan ketika mau turun dari gunung,
mungkin hanya sekian informasi yang bisa saya sampaikan semoga bisa membantu buat kalian yang memang sedang mencari informasi seputar Gn,Ciremai.
Trimakasi dan salam lestari
Baca juga